SuaraJatim.id - Tragis nian pernikahan sejoli di Provinsi Punjab Timur, Pakistan, ini. Pesta pernikahannya harus berujung tragedi.
Sebuah bus menghantam pesta pernikahan hingga menyebabkan delapan orang tewas dan sembilan lainnya mengalami luka berat.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat (17/12/2021). Seperti dilaporkan kepolisian setempat, bus menabrak kerumunan orang yang tengah menikmati pesta di depan rumah mereka.
Kebetulan, lokasi resepsi pernikahan mempelai ini berada di pinggir jalan dekat Tahli Adda di daeah Mandi Bahauddin, Punjab.
Tim evakuasi dan warga setempat langsung membawa jasad dan korban ke rumah sakit terdekat.
Korban tewas kemungkinan bertambah sebab sebagian besar korban luka kondisinya kritis, demikian disampaikan petugas rumah sakit.
Dilaporkan media setempat, hasil investigasi awal mengungkapkan bahwa insiden itu terjadi di tengah kabut tebal saat si sopir kehilangan kendali bus.
Polisi menyita bus dan menetapkan sopir bus, yang kabur setelah kecelakaan dan menetapkannya sebagai tersangka. ANTARA
Baca Juga: Resepsi Pernikahan Berubah Jadi Tragedi, 8 Tamu Undangan Tewas
Berita Terkait
-
Resepsi Pernikahan Berubah Jadi Tragedi, 8 Tamu Undangan Tewas
-
Putar Balik di Jalan Ring Road Selatan, Dua Pengendara Sepeda Motor Tewas di Giwangan
-
Tabrak Pejalan Kaki Hingga Tewas, Sopir Bus TransJakarta Dinyatakan Tak Bersalah
-
Kecelakaan Bus Medan di Duri, Satu Penumpang Tewas, Belasan Orang Terluka
-
Doddy Soedrajat Tabur Bunga di Lokasi Kecelakaan Maut Anaknya, Netizen: Paham Agama Tidak
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Sandiwara Rumah Keluarga Miskin di Surabaya: Megah 3 Lantai, Sekap 10 Calon PRT
-
Tebing 30 Meter Longsor di Magetan, Jalan Antardesa Terputus dan Listrik Padam
-
419 Hunian Tetap Semeru di Lumajang Kosong, Pemkab Verifikasi untuk Penataan
-
Jatim Cegah Stunting, Gubernur Khofifah Bagikan Paket Gizi bagi Ibu Hamil dan Balita di Pacitan
-
Khofifah, Gus Iqdam, dan Syekh Afeefuddin Gelar Dzikir dan Sholawat Sambut Hari Jadi Jatim ke-81