SuaraJatim.id - Kasus investasi bodong yang mencuat gegara laporan para korbannya di Lamongan Jawa Timur ( Jatim ) terus bertambah.
Bahkan kini bukan hanya di Lamongan, korban invetasi yang dijalankan Samudra Zahrotul Bilad (21) asal Lamongan itu sampai ke Mojokerto dan Gresik.
Para korban terus berdatangan melapor ke polisi. Hari ini, sebanyak 6 korban yang di antaranya berasal dari Mojokerto, Gresik, dan Lamongan telah resmi melaporkan salah satu reseller bisnis tipu-tipu berkedok investasi tersebut melalui kuasa hukumnya.
Hal ini diungkapkan Kuasa Hukum para korban Indahwan Suci Ning Ati. Ia mengatakan kalau yang dilaporkan merupakan tindak pidananya lebih dahulu.
"Kita laporkan tindak pidananya dulu. Ada 6 klien korban asal Mojokerto, Gresik dan Lamongan melalui saya kuasa hukum untuk melaporkan salah satu reseller," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Kamis (20/01/2022).
Usai pihaknya melaporkan tindak pidana yang dilakukan oleh tersangka, Indah atas nama 6 kliennya mengharapkan, Pengadilan Negeri pun bisa memutuskan perdatanya setelah proses hukum pidana berlangsung dan diperoleh keputusan.
"Semoga ada keberanian dari penegak hukum, terutama para hakim pengadilan setempat. Tidak hanya diputus masalah pidananya, tapi juga terkait perdatanya," katanya menambahkan.
Ditambahkan Indah, dari informasi yang berkembang hingga hari ini, tersangka investasi bodong tersebut masih memiliki aset yang masih disimpan dan kini sedang diburu polisi.
"Untuk sekarang ini, kami menempuh jalur pidananya dulu. Total kerugian dari 6 klien kami mencapai sebesar Rp 194.100.000. Rata-rata mulai inves pada bulan Desember 2021. Ada juga yang baru sekali ikut langsung inves Rp 10 juta, atas nama Yusuf," ujarnya.
Baca Juga: Viral Investasi Bodong Modus Jaringan Bisnis Mobil Bekas Murah, Begini Cara Pelaku Tawari Korban
Sebelumnya, aset milik tersangka investasi bodong yang berhasil disita oleh polisi di antaranya berupa 1 unit rumah yang berada di Perumahan Zam-Zam Residence Lamongan, serta 2 unit mobil Toyota Raize dan Honda Brio dari resellernya di Tuban.
Berita Terkait
-
Viral Investasi Bodong Modus Jaringan Bisnis Mobil Bekas Murah, Begini Cara Pelaku Tawari Korban
-
Tipu Ratusan Warga Priangan Timur, Sepasang Kekasih Ini Berhasil Gondol Uang Rp 5,7 Miliar
-
Hujan Lebat Lamongan Banjir Lagi, 26 Desa di 5 Kecamatan Terendam
-
Sejumlah Karyawan PT KAI Jadi Korban Investasi Bodong Modus Mobil Murah, Rugi Puluhan Miliar
-
Tim Juru Kunci Persiraja Optimis Bisa Menang Pasca Jeda BRI Liga 1
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM