SuaraJatim.id - Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Fathur Rozi (30) diringkus Kepolisian Resort Kota Sidoarjo. Warga Pasuruan ini merupakan otak komplotan yang saat beraksi menggunakan bom ikan alias bondet.
Sebelumnya, Rozi dan kawannya beraksi di Perum Kebonagung Permai, Sukodono, Sidoarjo namun gagal. Ketika kabur, mereka menggunakan bom tersebut.
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, Fathur Rozi disergap polisi saat berada di rumahnya. Sebelumnya, pelaku cukup licin dan berpindah-pindah tempat persembunyian.
"Pelaku ditangkap saat sedang berada di rumahnya," ujarnya mengutip dari Suarajatimpost.com.
Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, melanjutkan pelaku diketahui merupakan seorang residivis kasus yag sama, yakni curanmor. Bahkan namanya menjadi buron di sejumlah polsek di kota Sidoarjo dan surabaya. Dengan kasus pencuruan kendaraan sepeda motor.
“Dia sudah berulang kali melakukan hal tersebut, dengan senjata bom bondet,” ujarnya.
Dari tangan tersangka, Polisi berhasil mengamankan barangbukti berupa satu set kunci leter T, magnet pembuka kunci, satu buah kaos dengan bercak dara akibat ledakan bondet, beberapa serpihan bom bondet yang didapat dari lokasi kejadian, dan timbah pecah terkena ledakan bodet di lokasi kejadian.
“Tersangka diancam pasal 351 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjarah, kemudian percobaan pencurian 5 tahun penjara, pengerusakan 2 tahun 8 bulan dan undang undang darurat nomor 12 ancama 20 tahun penjara,” tandasnya.
Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, saat ini pelaku diamankan di sel tahanan Polresta Sidoarjo. Sementara polisi sendiri hingga kini tengah melakukan pengejaran terhadap 1 pelaku lainnya yang telah diketahui identitasnya.
Baca Juga: Pasien Terpapar Omicron di Sidoarjo Belum Pernah Vaksin, Tidak Ada Riwayat Bepergian ke Luar Negeri
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Jembatan Penghubunh 2 Desa di Ngawi Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga dan PDAM Putus Total
-
Jadwal Buka Puasa Blitar Hari Ini, Selasa 24 Februari 2026