SuaraJatim.id - Namanya Untung. Tapi nasibnya kali ini sungguh tak beruntung. Warga warga RT 01 RW 01 Desa Turi Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan itu diserbu tawon vespa.
Tubuhnya sampai bengkak-bengkak dan demam hingga harus dilarikan ke RS Muhammadiyah Lamongan (RSML). Pria 69 tahun itu sekarang dirawat di rumah sakit setelah jadi sasaran amuk tawon jenis Vespa Affinis atau tawon ndhas itu.
Peristiwa tersebut terjadi Selasa, (25/01/2022) sekitar pukul 09.25 WIB. Hal ini disampaikan Kabid Damkar Lamongan, Amrih kepada wartawan, Rabu (26/1/2022).
"Korban dilarikan di RSML," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
Untuk kronologisnya, Amrih melanjutkan, bermula saat korban sedang berjalan kaki melintas di pinggir Jalan Raya Turi, pada pagi itu.
Tanpa diduga, anak-anak di lingkungan setempat melempari sarang tawon Vespa berukuran besar di pohon bambu dengan batu sampai terkoyak. Tak ayal si tuan rumah (tawon) marah besar.
Tawon lantas berhamburan memburu siapa saja. Untung yang kebetulan melintas tidak siap dan tak mengenakan pengaman segera diserbu tawon yang marah itu. Ia disengat tawon di tubuhnya.
Setelah insiden itu, korban lalu mengalami luka bengkak pada tubuhnya dan merasakan demam. Kemudian pihak keluarga segera membawanya ke RS dan dirawat inap.
"Dari informasi terakhir yang didapataan, saat ini kondisi korban semakin membaik," imbuh Amrih menambahkan.
Baca Juga: Link Live Streaming Persiraja Banda Aceh vs Persela Lamongan di BRI Liga 1
Setelah insiden itu, Kasi Trantib Kecamatan Turi, Kasmin, akhirnya melaporkan peristiwa itu ke Petugas Damkar Lamongan.
"Kami mendapat laporan dari Bapak Kasmin, Kasi Trantib Kecamatan Turi sekira pukul 10.10 WIB, dan meminta petugas untuk mengevakuasi sarang tawon jenis Vespa afininis tersebut," katanya.
Petugas Damkar lalu ke lokasi dan melakukan evakuasi 2 (dua) sarang tawon jenis Vespa Affinis yang masing-masing berada di atap rumah milik Senin, warga desa setempat dan di pohon bambu di pinggir Jalan Raya Turi.
Ditambahkan Amrih, pihaknya menerjunkan 4 petugas dari PMK Korwil Lamongan dan 1 unit armada. Agar lancar, evakuasi sarang tawon dilakukan malam hari.
"Alhamdulillah evakuasi yang berlansung mulai dari pukul 19.10 WIB sampai 21.10 WIB, berjalan lancar dan aman," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Persiraja Banda Aceh vs Persela Lamongan di BRI Liga 1
-
Sebut Laga Kontra Persiraja Partai Penting, Pelatih Persela Bidik Poin Maksimal
-
Hadapi Persela, Persiapan Persiraja Sudah Matang dan Bisa Tampil Full Team
-
Prediksi Persiraja Banda Aceh vs Persela Lamongan di BRI Liga 1 Sore Ini
-
Ogah seperti Arema FC, Persela Ingatkan Pemain Jaga Prokes
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Pelaku Belum Tertangkap, Keluarga Korban Pembunuhan di Bangkalan Minta Kejelasan
-
First Time ke Banyuwangi, Raline Shah Penasaran dengan Keindahan Alamnya
-
Megawati Soekarnoputri Kembali ke Blitar, Ini Agenda Lengkapnya
-
Surabaya Demam Piala Dunia 2026, Fans Rela Rogoh Kocek Jutaan untuk Jersey