Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”
5. Niat sholat tarawih 4 rekaat bagi imam:
"Ushalli sunnatat Tarwhi arbaata rakaatin mustaqbilal qiblati ad’an imaman lillhi ta‘l."
Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih empat rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”
6. Niat sholat tarawih 2 rekaat bagi imam:
"Ushalli sunnatat Tarwhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati ad’an imman lillhi ta‘l."
Artinya: “Aku berniat salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”
Setelah membaca niat, terdapat formasi melaksanakan sholat tarawih yakni 4-4 atau 2-2-2-2:
Berikut tata cara sholat tarawih formasi 4-4:
Baca Juga: Gudang di Bandung Kebakaran Saat Warga Tarawih
- Berniat sholat tarawih 4 rekaat
- Melafalkan takbiratul ihram.
- Membaca Al-Fatihah dan surat pendek.
- Rukuk.
- I’tidal.
- Sujud pertama.
- Duduk di antara dua sujud.
- Sujud ke dua.
- Berdiri untuk rekaat kedua yang dilakukan sesuai urutan nomor 1 hingga 8 tanpa niat.
- Duduk.
- Berdiri untuk melaksanakan rekaat ketiga dan keempat sesuai urutan nomor 1 hingga 8 tanpa niat.
- Duduk.
- Salam.
Berkaitan dengan tata cara sholat tarawih formasi 2-2-2-2 juga dilakukan sama dengan formasi 4-4.
Perbedaannya adalah dengan salam pada rekaat kedua.
Setelah melaksanakan sholat tarawih, umat muslim dianjurkan membaca doa berikut:
"Allâhummaj‘alnâ bil îmâni kâmilîn. Wa lil farâidli muaddîn. Wa lish-shlâti hâfidhîn. Wa liz-zakâti fâ‘ilîn. Wa lima ‘indaka thâlibîn. Wa li ‘afwika râjîn. Wa bil-hudâ mutamassikîn. Wa ‘anil laghwi mu‘ridlîn. Wa fid-dunyâ zâhdîn. Wa fil ‘âkhirati râghibîn. Wa bil-qadlâ’I râdlîn. Wa lin na‘mâ’I syâkirîn.
Wa ‘alal balâ’i shâbirîn. Wa tahta liwâ’i muhammadin shallallâhu ‘alaihi wasallam yaumal qiyâmati sâ’irîna wa alal haudli wâridîn. Wa ilal jannati dâkhilîn. Wa minan nâri nâjîn. Wa 'alâ sariirl karâmati qâ'idîn. Wa bi hûrun 'in mutazawwijîn.
Wa min sundusin wa istabraqîn wadîbâjin mutalabbisîn. Wa min tha‘âmil jannati âkilîn. Wa min labanin wa ‘asalin mushaffan syâribîn. Bi akwâbin wa abârîqa wa ka‘sin min ma‘în.
Berita Terkait
-
Bacaan Doa Kamilin Setelah Sholat Tarawih, Dipanjatkan untuk Penyempurna Iman di Bulan Ramadhan
-
Bacaan Doa Qunut Witir Setelah Sholat Tarawih
-
Bacaan Doa Kamilin: Doa yang Dianjurkan Selepas Sholat Tarawih
-
Perbedaan Sholat Tarawih dan Tahajud
-
Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Cianjur Dilakukan Usai Sholat Tarawih
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM
-
Maut Menjemput Usai MPLS: Tabrakan Beruntun 4 Motor Pelajar di Ngawi, Satu Siswa SMK Tewas
-
Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur
-
Gelap Mata karena Tunangan Digoda: Sabetan Samurai Pemuda Lumajang Berakhir 12 Jahitan
-
Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas