- Seorang nelayan bernama Jusuf (65) ditemukan meninggal dunia di Sungai Desa Lajing, Bangkalan, pada Selasa, 14 April 2026.
- Korban ditemukan mengambang di dekat perahunya yang penuh hasil tangkapan ikan setelah sempat menghilang sejak siang hari.
- Tim gabungan mengevakuasi jenazah korban dan pihak keluarga memutuskan untuk tidak melakukan autopsi atas kematian tersebut.
SuaraJatim.id - Di atas perahu kayu yang bergoyang pelan mengikuti arus Sungai Dusun Pocongan, Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, tersaji sebuah pemandangan yang menyayat hati.
Ratusan sisik ikan berkilauan terpapar cahaya matahari, sebuah hasil tangkapan yang luar biasa melimpah. Namun, di sana tak ada gelak tawa atau binar mata sang pemilik. Perahu itu membisu, menjadi saksi bisu sebuah ironi yang tak terlukiskan.
Jusuf (65), seorang nelayan senja asal Desa Lajing, Arosbaya, ditemukan meninggal dunia pada Selasa (14/4/2026). Ia pergi membawa harapan besar bagi keluarganya, namun pulang sebagai duka yang mendalam.
Seperti hari-hari biasanya, fajar itu Jusuf berpamitan dengan langkah tegap. Bagi pria berusia lebih dari setengah abad ini, laut dan sungai bukan sekadar air, melainkan tumpuan hidup.
Ia rutin melaut demi memastikan dapur di rumahnya tetap mengepul. Tak ada firasat apa pun saat ia mendorong perahunya menjauh dari daratan.
Namun, waktu menunjukkan pukul 11.00 WIB, dan kegelisahan mulai menyelimuti sang istri. Jusuf yang biasanya tepat waktu, tak kunjung menampakkan batang hidungnya.
Pencarian mandiri dilakukan pihak keluarga dengan rasa cemas yang kian memuncak. Di tengah aliran sungai, mereka akhirnya menemukan perahu milik Jusuf.
Kondisinya masih sempurna, penuh sesak dengan ikan hasil tangkapan, seolah-olah alam sedang memberikan "harta" terakhirnya untuk pria tua itu. Namun, perahu itu kosong. Jusuf menghilang.
Kekhawatiran itu berubah menjadi kenyataan pahit saat malam menjelang. Tim gabungan BPBD Bangkalan bersama warga yang menyisir area sungai akhirnya menemukan tubuh renta itu. Jusuf ditemukan mengambang, dingin dan kaku, hanya berjarak 20 meter dari perahu yang sarat akan rezeki tersebut.
Baca Juga: Temuan Satgas MBG Bangkalan: 41 SPPG Belum Kantongi Sertifikat Halal
Kalaksa BPBD Bangkalan, Zainul Qomar, mengonfirmasi bahwa jasad korban langsung dievakuasi ke rumah duka. Meski penyebab pasti kematiannya masih menjadi misteri, apakah karena kelelahan, serangan jantung, atau kecelakaan saat menarik jaring yang berat, pihak keluarga memilih untuk memeluk erat takdir tersebut.
"Pihak keluarga memutuskan untuk tidak melakukan autopsi. Petugas hanya melakukan pemeriksaan luar," jelas Zainul dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Berita Terkait
-
Temuan Satgas MBG Bangkalan: 41 SPPG Belum Kantongi Sertifikat Halal
-
3 Fakta Warga Jombang Sekeluarga Disekap di Bangkalan, Buntut Utang Bisnis Rokok Ilegal
-
Geger Potongan Tubuh Manusia di Pantai Kampung Lobster Banyuwangi, Polisi Turun Tangan
-
5 Fakta Suami Cekik Istri Siri di Kafe Bangkalan hingga Pingsan, Ini Kronologinya
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Petaka di Balik Porsi MBG: 431 Santri Sidoarjo Tumbang, 19 Sekolah Siaga Satu
-
293 Santri di Sidoarjo Keracunan MBG, 8 Orang Kondisi Berat
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Ratusan Santri Dilarikan ke RS Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Sidoarjo
-
Kandang Sapi di Gresik Terbakar, Begini Kronologi Lengkapnya