Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Taufiq
Minggu, 06 Februari 2022 | 09:03 WIB
Situasi di SMA 3 Sidoarjo [Foto: Suarajatimpost]

SuaraJatim.id - Kasus Covid-19 klaster sekolah terdeteksi di Sidoarjo Jawa Timur. Sebanyak 25 murid SMAN 3 Sidoarjo dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19.

Ini terdeteksi setelah 135 siswa melakukan tes swab antigen menyusul 4 muridnya positif terpapar virus beberapa hari sebelumnya. Benar saja, dari 135 murid itu sebanyak 25 siswa positif.

Setelah temuan ini, pihak sekolah segera menerapkan pembelajaran daring. Seperti dijelaskan Kepala Sekolah SMA 3 Sidoarjo, Ristiwi Peni, tidak hanya siswa yang mengikuti swab antigen namun 19 tenaga pengajar juga mengikuti swab antigen.

"Alhamdulilah semua guru negatif semua," katanya, seperti dikutip dari suarajatimpost.com jejaring media suara.com, Sabtu (5/2/2022).

Baca Juga: Ada yang Bergejala Batuk dan Pilek, Puluhan Siswa SMAN 3 Sidoarjo Positif Covid-19

Ia menceritakan, sebelumnya pihak sekolah mendapatkan informasi ddari salah satu wali murid bahwa anak mereka dinyatakan positif setelah tertular kakaknya.

Mendengar informasi tersebut, para murid berinisiatif untuk tes swab mandiri. Hasilnya ada beberapa yang positif.

Sementara itu, pihaknya langsung mengidentifikasi siapa saja yang pernah kontakerat dengan siswa yang dinyatakan positif. Total ada 149 siswa yang kontak erat, tetapi yang datang untuk testing hanya 135 orang.

Tidak semua orang tersebut menunjukkan gejala klinis. Ada yang ketahuan positif Covid saat memeriksakan diri. Dengan kondisi demam, batuk, dan pilek. Ternyata, hasil pemeriksaan dinyatakan positif Covid-19.

Menurutnya, pihaknya pun memutuskan menggelar pembelajaran daring mulai hari ini. "Guru tetap masuk ke sekolah karena belajar daring," kata Peni.

Baca Juga: Mensos Risma Kecam Pelaku Kekerasan Seksual di Sidoarjo, Minta Hukuman Berat untuk Predator Anak

Sementara itu, seluruh siswa yang teridentifikasi positif harus isolasi mandiri selama 10 hari. Siswa yang kemarin ikut tes dan hasilnya negatif isolasi selama lima hari.

Load More