SuaraJatim.id - Warga Gebang Putih, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, Jatim, mengeluhkan sistem zonasi saat penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sekolah menengah pertama (SMP) negeri setempat.
"Banyak warga Gebang Putih tidak ter-cover zona pada saat PPDB. Makanya mereka menyampaikan itu saat kami menggelar reses di Gebang Puti kemarin malam," kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno di Surabaya seperti diberitakan Antara, Jumat (18/2/2022).
Dijelaskannya, selama ini warga Gebang Putih hanya bisa ikut zona terdekat di SMPN 19. Itu pun hanya untuk wilayah Gebang Putih sebelah utara yang berjarak 1 kilometer, sedangkan lainnya berjarak hingga 3 kilometer.
Komisi B DPRD Surabaya telah merespons usulan dari warga tersebut untuk selanjutnya disampaikan Pemkot Surabaya. Apalagi, lanjutnya, usulan tersebut terkait dengan pendidikan yang tentunya harus diperjuangkan.
"Mudah mudahan ini bisa menjadi wacana untuk penambahan sekolahan baru di Surabaya," ujarnya.
Meski demikian, perlu dilakukan kajian terlebih dahulu untuk mengetahui perlu dan tidaknya sekolah baru dibangun.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengatakan Pemkot Surabaya akan merespons usulan dari Gebang Putih tersebut.
Armuji juga menyampaikan, Pemkot Surabaya telah menyediakan sejumlah program beasiswa untuk pelajar di Surabaya, salah satunya pelajar dari golongan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Surabaya.
"Kami berharap itu bermanfaat buat warga Surabaya. Saya juga tetap mengingatkan warga Surabaya untuk menjaga protokol kesehatan (prokes) PPKM Level 3 agar perekonomian tetap berjalan," katanya.
Berita Terkait
-
ITS Ciptakan Traktor Perahu Listrik, Bisa Bajak Sawah 1 Hektare Sekali Cas
-
Kabar Duka, Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
-
Epson Perkuat Dominasi di Industri Tekstil Digital Lewat Printer Dye-Sublimation Generasi Terbaru
-
Persebaya Surabaya Datangkan Bek Tanjung Verde! Gali Freitas 'Disekolahkan' ke Madura United
-
Perjuangan Orang Tua di Balik Antrean PPDB: Antara Pendidikan Anak dan Dompet yang Menipis
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM
-
Maut Menjemput Usai MPLS: Tabrakan Beruntun 4 Motor Pelajar di Ngawi, Satu Siswa SMK Tewas
-
Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur
-
Gelap Mata karena Tunangan Digoda: Sabetan Samurai Pemuda Lumajang Berakhir 12 Jahitan
-
Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas