SuaraJatim.id - Satgas COVID-19 Kota Madiun kembali menggencarkan operasi yustisi merespons peningkatan status PPKM Level 4 di wilayah setempat.
Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Satpol PP dan Damkar Kota Madiun Supriyono mengatakan operasi yustisi menargetkan sejumlah ruas jalan serta tempat-tempat rawan kerumunan.
"Sasarannya adalah warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan (prokes). Paling banyak temuan adalah tidak memakai masker," ujar Supriyono di Madiun seperti diberitakan Antara, Kamis (24/2/2022).
Satgas gabungan, lanjut dia, mengutamakan dari sisi pencegahan serta memberikan edukasi ke masyarakat tentang pentingnya penerapan prokes pencegahan penularan Virus Corona.
"Pelanggaran-nya, selain tidak memakai masker, ada temuan memakai masker tapi tidak sempurna. Yakni ditaruh di dagu sehingga secara prokes memang tidak benar dan tidak akan melindungi diri dari paparan COVID-19," ucap dia.
Sejak intensif digelar selama beberapa hari terakhir, jumlah pelanggar-nya sekitar belasan orang. Pihaknya berupaya maksimal untuk memberikan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat agar taat menggunakan masker dengan benar, tanpa harus dipaksa.
Pihaknya belum memberikan sanksi denda ataupun sanksi sosial bagi pelanggar. Saat ini petugas gabungan Satgas COVID-19 masih mengedepankan upaya preventif.
Ia ingin agar warga Kota Madiun disiplin dalam menerapkan prokes dalam aktivitas sehari-hari. Hal itu agar kasus COVID-19 di Kota Madiun yang saat ini naik signifikan dapat kembali dikendalikan.
Sesuai data, di Kota Madiun kasus COVID-19 hingga Kamis (24/2) mencapai 8.821 orang. Dari jumlah itu, 7.562 orang di antaranya telah sembuh, 741 masih dalam perawatan dan isolasi mandiri maupun terpadu, serta 518 orang meninggal dunia.
Baca Juga: Hanya Kota Madiun Berstatus PPKM Level 4 di Jawa Timur, Ini Penyebabnya
Sedangkan, jumlah konfirmasi baru pada hari Kamis (24/2) tercatat 153 orang, sembuh 83 orang, dan meninggal dunia satu orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
5 Fakta Kasus Satpam Perkosa Siswi SMP di Tuban: Kenalan Lewat Telegram, Disetubuhi di Kos!
-
WNA Asal Malaysia Terancam Hukuman Mati di Surabaya, Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Antisipasi Gas Beracun hingga Longsor, Wisata Kawah Ijen Ditutup Sementara
-
BRI Sambut Tahun Kuda Api dengan Imlek Prosperity 2026
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo