SuaraJatim.id - Saat ini jagat media sosial sedang ribut. Warganet ramai menyoroti aksi pawang hujan di MotoGP Mandalika. Nama pawangnya Rara Isti Wulandari.
Sosok perempuan kelahiran Papua itu dikenal sebagai pawang hujan MotoGP Mandalika. Apalagi cuplikan video saat pawang hujan berkeliling sirkuit mengusir hujan langsung viral.
Bahkan, akun Twitter resmi MotoGP pun ikut takjub dan mengunggah momen itu. Namun terkait pawang hujan ini lantas dibenturkan dengan ajaran agama.
Sebenarnya dalam agama Islam ada juga doa atau amalan untuk menghentikan hujan.
Baca Juga: Viral Petir Sambar Lintasan MotoGP Mandalika, Publik Singgung Ilmu Pawang Hujan
Dalam sebuah riwayat Hadits Bukhari dan Muslim, doa agar hujan berhenti tidak dilarang. Sebab, doa itu disertai dengan harapan agar berpindah ke tempat yang lebih membutuhkan dan lebih bermanfaat.
Berikut bunyi sabda Rasulullah SAW dalam Hadist HR. Al-Bukhari 1/224 dan Muslim 2/614:
"Allaahumma hawaalainaa wa laa ‘alainaa, allahumma ‘alal aakaami wadh dhiroobi, wa buthuunil audiyati, wa manaabitisy syajari."
Artinya:
"Ya Allah berilah hujan di sekitar kami, jangan kepada kami. Ya Allah berilah hujan ke dataran tinggi, beberapa anak bukit, perut lembah dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan."
Selain doa agar hujan berhenti, Anda juga dapat membaca doa agar hujan tidak jadi musibah. Adapun doa agar terhindar dari musibah seperti seperti dalam hadis Abu Daud dan Tirmidzi dan Utsman bin Affan ra adalah sebagai berikut ini:
“Bismillahirrahmanirahim. Bismillahilladzi la yadhurru ma’asmihi syaiun fillardhi wala fissamai wahuwassami’ul ‘alim.”
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dengan menyebut nama Allah sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudarat), dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Lalu bagaimana dengan Pawang Hujan? Adalah pendakwah Ustaz Khalid Basalamah melalui akun twitter @eshatehsyah mengatakan kalau mempercayai pawang hujan adalah haram.
"Pawang hujan itu dukun atau penyihir. Taro telur di belakang rumah, taro keris supaya tidak hujan itu jin yang jaga," kata Khalid Basalamah.
Tapi tidak semua berpendapat seperti Khalid Basalamah. Habib Husin Alwi Shihab, Ketua Cyber Indonesia melalui akun Twitternya justru berkomentar positif terkait aksi pawang hujan tersebut.
"Magic. Ajib juga ini pawang. Berhasil dia. Yang gak percaya pawang berarti bukan orang Indonesia. ," demikian cuitan Habib Husin Alwi.
Berita Terkait
-
Firdaus Oiwobo Pamer Bisa Pindahkan Hujan dalam 5 Menit, Hasilnya?
-
Rekam Jejak Rara Pawang Hujan, Kini Ramal Fuji Berjodoh dengan Aisar Khaled
-
Aksi Mbak Rara Pawang Hujan Bikin Heboh, Tifatul Sembiring: Aceh Itu Pakai Qanun syariah
-
Bagaimana Cara Kerja Pawang Hujan? Bikin Penasaran Usai Heboh Mba Rara Dipulangkan dari Aceh
-
Tak Perlu Pakai Pawang, Baca Doa Ini Agar Hujan Berhenti
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
Miris! Istri di Blitar Dibacok Mantan Suami Saat Antarkan Anak ke Mertua
-
Mengatur Pola Makan Sehat Selama Lebaran, Ini Tips dari Dosen Gizi Universitas Airlangga
-
Antusiasme Tinggi, 75.483 Penumpang Gunakan Kereta Api pada Hari Pertama dan Kedua Lebaran 2025
-
Banjir Kepung Ngawi: 15 Desa Terdampak
-
Kronologi Mobil Elf Berpenumpang Terbakar di Tol Madiun