SuaraJatim.id - Memasuki masa arus mudik Lebaran 2022, puluhan sopir bus di Terminal Purabaya Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, menjalani tes urine.
Ini sebagai bentuk antisipasi terhadap penggunaan doping narkoba saat perjalanan mudik Lebaran 2022/Idul Fitri 1443 Hijriyah di wilayah Jawa Timur.
Seperti disampaikan Kapolresta Sidoarjo Kombes Polisi Kusumo Wahyu Bintoro, ada puluhan sopir dari berbagai PO yang terpilih untuk dilakukan tes urine di lokasi.
"Dari 50 sopir yang dites secara acak, hasil tes urine semua negatif," ujarnya seperti dikutip dari Antara, Selasa (26/04/2022).
Ia mengatakan pelaksanaan tes urine tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas selama masa mudik Lebaran yang diakibatkan dari kelalaian sopir bus mengkonsumsi narkoba atau obat-obatan terlarang.
"Sehingga diharapkan kondisi sopir saat mengendarai bus selalu terpantau sehat dan penumpang aman dan nyaman," ujarnya.
Ia mengatakan tes urine bagi sopir bus di kawasan Terminal Purabaya Bungurasih akan terus dilakukan secara acak dan tak terduga sehingga mudik lebaran berlangsung aman nyaman dan lancar.
"Jika ditemukan hasil tes urine yang positif, kami akan langsung memanggil PO bus agar diminta mengistirahatkan sopir atau kondektur yang terindikasi positif. Sementara yang bersangkutan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Satresnarkoba Polresta Sidoarjo," ujarnya.
Selain melakukan tes urine, pihaknya juga memasifkan pelaksanaan vaksinasi penguat kepada calon penumpang yang ingin menggunakan jasa angkutan bus.
Baca Juga: GIIAS The Series Bakal Kembali ke 4 Kota, Antusiasme Peserta Mendorong Optimisme Penyelenggara
"Vaksinasi akan terus kami lakukan supaya penyebaran virus corona atau COVID-19 bisa dicegah dengan menciptakan kekebalan komunal," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
GIIAS The Series Bakal Kembali ke 4 Kota, Antusiasme Peserta Mendorong Optimisme Penyelenggara
-
Jadwal Sholat dan Buka Puasa Wilayah Surabaya, Selasa 26 April 2022
-
Salah Satu Tokoh Pers Sirikit Syah Meninggal Dunia di Surabaya
-
Viral Video Sejumlah Motor Parkir Liar Dirantai dan Digembok di Surabaya
-
Profil Ketum Partai Mahasiswa Indonesia Eko Pratama, Eks Wapres BEM Calon Dokter Hewan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB