SuaraJatim.id - Minibus Toyota Avanza yang dikemudikan Budi Leksono (47) mengalami kecelakaan di Jalan Raya Ngawi Caruban, Selasa (3/5/2022). Insiden itu akibat sopir mengalami serangan jantung.
Akibatnya, mobil terperosok ke kebun jati, persisnya di Desa Tawun, Kasreman, Ngawi.
Kronologisnya berawal saat Budi dan rombongan keluarganya bertolak dari Ngawi menuju Nganjuk. Budi kemudian mengeluh sakit kepada sang istri yang duduk di samping kemudi.
Titik sempat meminta Budi untuk minggir saat mengeluh sakit, karena di dalam mobil ada tujuh orang dan tiga diantaranya anak-anak. Namun, Budi tak mengindahkan hingga mobil terperosok. Ternyata Budi telah meninggal dunia. Keluarga syok.
Titik Rajina menuturkan, suaminya memang memiliki riwayat penyakit jantung. Sang suami belum sempat menjalani pemasangan ring jantung karena belum siap. Namun, karena itulah penyakitnya jadi mudah kambuh.
Saat kejadian, mereka dalam perjalanan pulang dari rumah teman dekatnya yang ada di Kecamatan Pitu, Ngawi, Jawa Timur. Mereka hendak kembali ke Nganjuk.
“Suami saya punya riwayat penyakit jantung. Dan saat itu kebetulan pas nyetir kambuh. Saya minta menepi tapi malah sudah tidak sadar dan akhirnya mobil masuk ke kebun jati,” kata Titik mengutip dari Beritajatim.com, Rabu (4/5/2022).
Korban kini masih berada di RS Widodo Ngawi beserta enam penumpang lainnya termasuk istri dan anak korban. Kendaraan minibus sudah dievakuasi dari lokasi kejadian dan diamankan di pos laka lantas Polres Ngawi.
Karno, warga setempat mengaku kalau saat keluar rumah sudah ramai orang. Pun, warga sudah mencoba mengevakuasi Budi dan mencoba memberikan pertolongan. Budi dan penumpang lainnya dievakuasi ke RS Widodo Ngawi menggunakan ambulans.
Baca Juga: Diduga Mengantuk, Seorang Perempuan Alami Kecelakaan Tunggal di Selakau
“Saat keluar sudah ramai. Ternyata ada mobil masuk ke kebun jati. Sopirnya tak sadarkan diri, katanya ada riwayat penyakit jantung. Saat warga di lokasi, sopir sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata Karno.
Berita Terkait
-
Pemotor Kecelakaan di Jalur Pantura Tuban, Seorang Korban Tewas Terlindas Pikap
-
Malam Takbiran di Balikpapan Diwarnai Kecelakaan yang Mengakibatkan Seorang Lansia Meninggal Dunia Diduga Terlindas Truk
-
Nekat Berkendara Tak Pakai Helm, Kepala Pria Ini Berdarah Akibat Kecelakaan, Netizen : Mungkin Kopiahnya SNI
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB