SuaraJatim.id - Sejumlah pos pantau mudik di Jalur Pantura Pasuruan menyediakan layanan pijat gratis bagi para pemudik yang pulang ke kampung halaman.
Para pemudik bisa memanfaatkan jasa pijat gratis ini secara cuma-cuma saat perjalanan balik ke kota masing-masing, baik yang menggunakan kendaraan empat maupun roda dua.
Misalnya di Pos Terpadu di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Purworejo Kota Pasuruan atau tepat di depan Pasar Besar. Di sana tidak hanya fasilitas terapi pijat gratis, mereka juga bisa merasakan cek kesehatan secara cuma-cuma.
Dengan fasilitas ini, banyak pengendara yang senang dan mampir ke lokasi pos pantau tersebut. Salah satunya Susanto asal Ponorogo.
"Saya senang dengan adanya fasilitas yang disediakan di pos pelayanan ini karena tak hanya pijat ada tes kesehatan juga yang gratis. Meski harus jalan 6-7 jam jika ada pos seperti ini saya pasti selalu segar," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Jumat (06/05/2022).
Susanto juga mengatakan waktu istirahat adalah prioritas utamanya saat berkendara menggunakan sepeda motor. Jadi, ia sempatkan untuk berhenti di beberapa pos atau rest area di beberapa tempat yang dilewati.
"Tadi berhenti di Nganjuk, terus sekarang di sini di Pasuruan. Alhamdulilah terbantu sekali, pegal-pegal terasa hilang," kata Susanto.
Hal serupa juga diungkap oleh Siswandi, seorang pemudik yang kelelahan berkendara. Ia diberhentikan oleh petugas karena terlihat kecapekan. Setelah itu, ia kemudian langsung mendapat cek kesehatan gratis dan juga terpai pijat gratis di pos terpadu tersebut.
"Tadi sempat dicegat oleh petugas dan disuruhnya menepi, setelahnya menepi ternyata ada fasilitas seperti ini (pijat). Alhamdulillah, sekarang jadi segar lagi dan rasa lelah seketika hilang," katanya menegaskan.
Baca Juga: Kemacetan di Probolinggo Didominasi Pemudik Lokal dan Pengunjung Wisata
Berita Terkait
-
Kemacetan di Probolinggo Didominasi Pemudik Lokal dan Pengunjung Wisata
-
Kabar Duka, Sekda Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya Tutup Usia
-
Pembunuhan Sadis di Pasuruan Terungkap, Motifnya Masalah Utang Piutang, Pelaku Juga Luka Tusuk Parah
-
Gempar Video Pria Ditemukan Tewas di Dalam Mobil Bersimbah Darah di Pasuruan, Diduga Korban Pembunuhan
-
Viral di Tiktok, Pembunuhan dalam Mobil di Pasuruan: Masih Bercucuran Merah-Merah
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun