SuaraJatim.id - Gempa magnitudo 3,9 mengguncang Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (12/5/2022) pukul 00.43 WIB. Gempa tektonik tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Berdasar laporan resmi BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 6.89 LS dan 113.99 BT. Persisnya di darat pada jarak 21 kilometer, Timur Laut Sumenep, dan pada kedalaman 10 kilometer.
Kepala BMKG Kalianget, Sumenep, Usman Khalid membenarkan telah terjadi gempa bumi di wilayahnya tersebut. Menurutnya, jika memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa melanda Sumenep merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.
“Gempa itu paling terasa di wilayah Kecamatan Batuputih. Tapi sejauh ini kami belum menerima laporan adanya dampak kerusakan bangunan akibat gempa. Warga hanya sebatas merasakan adanya getaran,” katanya mengutip Beritajatim.com, Kamis.
Ia melanjutkan, hasil monitoring BMKG hingga pukul 06:00 WIB, belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.
“Jadi masyarakat tidak perlu panik. Jangan mudah terpengaruh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujarnya.
Sementara, salah satu warga Batuputih, Lastri, mengaku merasakan adanya gempa di rumahnya. Ia merasakan ada getaran sekitar 5 detik.
“Setelah 5 detik itu sudah tidak ada getaran. Kami sempat panik memang. Tapi Alhamdulillah, semua baik-baik saja sampai sekarang,” ucapnya.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Banda Aceh, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Berawal dari DM Instagram ke Wali Kota Eri, RPU Ilegal di Surabaya Akhirnya Digulung
-
Bertaruh Nyawa Padamkan Bromo: Sekuriti Hotel Itu Akhirnya Gugur
-
BRI Dukung Pengembangan Talenta Muda Indonesia Melalui Magang Nasional 2026
-
BRI Hadirkan Exclusive Healthcare Services untuk Nasabah Prioritas
-
Isu Uang Damai Kasus Narkoba Menggoyang Surabaya: Polisi Bantah Lepaskan 2 Pria Asal Peneleh