SuaraJatim.id - Update seluruh korban kecelakaan bus PO Ardiyansyah di KM 721 Tol Surabaya-Mojokerto (Jomo) sebanyak 34 orang, Senin (16/05/2022).
Dari jumlah itu sebanyak 15 orang dinyatakan tewas sementara 19 orang lainnya mengalami luka serius. Para korban tewas dan luka saat ini masih berada di rumah sakit.
Kasi Pelayanan PMI Kabupaten Mojokerto, Didik Soedarsono, mengatakan kalau untuk korban tewas berada di rumah sakit yang berbeda. Yakni di RSUD RA Basoeni, Kabupaten Mojokerto dan RS Ciko di Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.
"Informasi yang masuk ada tambahan 2 orang meninggal. Satu anak-anak di RSUD Basoeni, sedangkan satu lagi masih Mr.X di RS Ciko," katanya.
Sementara untuk korban luka-luka ada sebanyak 19 orang. Mereka dirawat di rumah sakit yang berbeda-beda. Berikut data sementara korban meninggal dan luka kecelakaan bus pariwisata di Tol Sumo:
Identitas 13 korban tewas di RSUD Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto :
1. Titis Hermi, Jalan Benowo 2/II
2. Ainur Rofiq, Jalan Benowo 3 /29
3. Andik (alamat belum diketahui)
4. Nita Ning Agustin Jalan Benowo, Kota Surabaya.
5. Diany Astrelia Jalan Benowo, Kota Surabaya.
6. Andika Jalan Benowo, Kota Surabaya.
7. Belum diketahui
8. Belum diketahui
9. Belum diketahui
10. Belum diketahui
11. Belum diketahui
12. Belum diketahui
13. Belum diketahui.
Korban menunggal di RSUD RA Basoeni :
14. Anak laki-laki, 10 tahun
Satu korban meninggal di RS Ciko, Sidoarjo :
15. belum diketahui
Baca Juga: Kecelakaan Maut Bus Ardiansyah Di Tol Mojokerto, Sopir Diduga Mengantuk
Berikut identitas 19 korban luka yang dirawat di sejumlah rumah sakit :
Rumah Sakit Emma, Kota Mojokerto
1. M Noval al hafiz, 16 tahun
2. Mujianah/Sri Rahayu, 54 tahun
3. Nurai, 57 tahun
4. Anak-anak umur 5 tahun
Rumah Sakit Ciko :
5. Jefri Adi W, 29 tahun, asal Benowo
6. Yati, 65 tahun, asal Benowo
7. Nanik Lestari, 32 tahun
8. Bayu Ardi, 31 tahun
9. Adrian Maulana, 18 tahun
10. Sudi, 57 tahun
11. Sakila, 6 tahun
12. Sujono, 55 tahun
13. Ade Firmansyah, 29 tahun
Rumah Sakit Gatoel :
14. Nailatul, 28 tahun
15. Mrs. Y, kondisi belum sadar
RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto:
16. Febri Indrawan, 18 tahun perawatan
Rumah Sakit Petro Kimia
17. Pella PATRICIA
18. Septia Adi
19. Cipto Parogouu
Tag
Berita Terkait
-
Kecelakaan Maut Bus Ardiansyah Di Tol Mojokerto, Sopir Diduga Mengantuk
-
Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Tol Surabaya-Mojokerto Jadi 15 Orang
-
Belasan Orang Tewas Dalam Kecelakaan Bus Di Tol Mojokerto, Rombongan Korban Baru Pulang Wisata Dari Jogja
-
Kecelakaan Maut Bus Ardiansyah di Tol Surabaya-Mojokerto Diduga karena Sopir Ngantuk Hingga Bus Terguling
-
Kecelakaan Maut di Tol Surabaya-Mojokerto, 13 Orang Tewas, Bus Ardiansyah Tabrak Tiang
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB