SuaraJatim.id - Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya meringkus Djunadi (21). Pria warga Jalan Kapas Krampung tersebut merupakan komplotan pencuri spesialis motor.
Djunadi terakhir beraksi mencuri motor di kampungnya sendiri, Jalan Kapas Krampung gang Buntu, pada Rabu (11/05/2022). Ia dibantu oleh rekannya yang saat ini masih buron. Djunadi bertugas mengeksekusi motor menggunakan kunci T.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana menjelaskan, identitas pelaku pencurian motor terlacak berdasar rekaman CCTV.
“Kami lakukan pemeriksaan CCTV dan mendapatkan identitas Djunadi,” ujar Mirzal mengutip dari Beritajatim.com, Senin (23/05/2022).
Mirzal menambahkan, Djunadi dalam melakukan aksinya dibantu oleh rekannya yang saat ini masih dikejar polisi. Djunadi bertugas mengeksekusi motor dengan kunci T yang ia bawa.
“Rekannya masih buron masih kami kejar. Identitasnya sudah kami kantongi,” imbuh Mirzal.
Dari pengakuan tersangka, ia telah mencuri di 5 tempat berbeda. Ia bersama rekannya telah menyatroni Jalan Kapas Krampung Gang buntu, Jalan Kapas Krampung gang 3, Jalan Kenjeran, Jalan Ploso Bogen, dan Jalan Karang Asem.
“Sudah 5 kali, hasilnya dijual Pak buat makan,” ujar Djunadi dengan penyesalan.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.
Baca Juga: Pencuri Motor Bawa Senjata Tajam Kepergok Warga saat Beraksi, Begini Ujungnya
Berita Terkait
-
Sempat Ditahan, Polres Mukomuko Akhirnya Bebaskan 40 Petani Lewat Keadilan Restoratif
-
Demo Warga Surabaya Memprotes Perobohan Musala oleh PT KAI: Kami Hanya ingin Beribadah
-
Terkurung Kandang Besi, Ratusan Kucing Telantar di Ruko Bukit Darmo Surabaya
-
Pencuri Motor Bawa Senjata Tajam Kepergok Warga saat Beraksi, Begini Ujungnya
-
Tangkap Maling Bra di Jakarta Barat, Warga Temukan Hal Mengejutkan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus
-
Jebol di Siang Bolong: Tahanan Narkoba Rutan Bangil Kabur Lompat Tembok
-
Teka-teki Mayat Wanita di Mobil Bandara Juanda Terkuak: Ternyata Pejabat di Pemkab Bangkalan
-
Nestapa Peternak Ayam Petelur di Magetan: Pakan Mencekik, Hasil Ternak Jadi Pajangan Gudang