SuaraJatim.id - Wisatawan di Telaga Ngebel Ponorogo Jawa Timur dibuat geger dengan peristiwa mobil tercebur telaga. Mobil Kijang LGX bernopol AD 1140 GF itu milik warga Karanganyar Jawa Tengah.
Seperti diceritakan Suyanto, salah satu penumpang mobil. Saat itu Ia bersama lima orang anggota keluarga lainnya sedang makan di Lesehan D’wan yang berada di dekat telaga.
Saat itu mobil sudah terparkir di sana kurang lebih 45 menit. Sebelum mobil jalan sendiri, anaknya sempat mau masuk dan duduk di kursi. Melihat mobil bergerak istrinya berteriak menyuruh anaknya keluar.
Beruntung, anak tersebut bisa langsung keluar. Tak berselang lama, mobil kemudian berjalan sendiri dan tercebur ke telaga.
“Kondisinya saat kejadian, pas sudah hampir selesai makan,” ungkap Suyanto, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Jumat (3/6/2022).
“Istri saya teriak mobilnya gelontor masuk telaga, alhamdulillah anak langsung keluar dari mobil,” katanya menambahkan.
Mobil mundur itu sebenarnya sudah dihandrem tapi kemungkinan dalam kondisi gigi netral. Kebetulan yang memakirkan temannya.
Suyanto mengungkapkan sebenarnya mobil berjalan pelan-pelan, namun dirinya tidak sempat menahan atau berbuat banyak. Sebab, kondisi cuacanya juga lagi hujan.
Proses evakuasi dilakukan manual, tidak dilakukan penyelaman. Selain kendala kedalaman air, alat selam juga tidak punya. Dia berharap segera dapat bantuan, biar cepat bisa diangkat.
Baca Juga: Diduga Lupa Tarik Rem Tangan, Mobil Tercebur ke Telaga Ngebel Ponorogo
“Ini dicoba para warga dengan alat seadanya. Semoga bisa diangkat malam ini,” pungkasnya.
Pantauan wartawan beritajatim.com, hingga pukul 19.00 puluhan warga mencoba melakukan evakuasi dengan alat seadanya. Jangkar yang dikaitkan dengan tali, beberapa kali terlepas di dalam mobil. Hingga saat ini warga masih berusaha melakukan evakuasi.
Diberitakan sebelumnya, mobil Kijang LGX yang terparkir di salah satu rumah makan, tiba-tiba jalan sendiri di tempat wisata Telaga Ngebel.
Karena lokasinya yang dekat dengan bibir telaga, mobil yang berwarna hijau itu akhirnya tercebur ke dalam Telaga Ngebel. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.
“Lokasinya yang dekat dari telaga, dan kebetulan bibir telaga juga tidak ada pembatas. Mobil yang jalan sendiri itu langsung meluncur ke telaga,” kata warga salah satu saksi mata, Juned.
Beruntung mobil tersebut dalam keadaan kosong. Pemilik dan keluarganya sedang makan.
Berita Terkait
-
Diduga Lupa Tarik Rem Tangan, Mobil Tercebur ke Telaga Ngebel Ponorogo
-
Penyebab Banjir di Kelurahan Kepatihan Akibat Tanggul Jebol, Bupati Ponorogo Janji Penanggulangan Secepatnya
-
Hujan Deras Semalam, Sejumlah Wilayah di Ponorogo Banjir Akibat Sungai Setempat Meluap
-
Peternak Ponorogo Ini Buang Susu Sapi Perah Gegara Ternaknya Suspek PMK
-
Tak Lagi Bisa Mengelak, Ratusan Pelanggar Lalu Lintas Terbidik ETLE Mobile
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Libur Lebaran 2026, BRI Pastikan Nasabah Tetap Bisa Bertransaksi dengan Aman
-
Program MBG Genjot Produksi Keripik Tempe di Kampung Tempe Ngawi, Pelaku Usaha Senang!
-
Becak Listrik Gratis dari Prabowo Bikin Bahagia Lansia di Ngawi, Tak Perlu Lagi Mengayuh Berat!
-
Ingin Beli Mobil Baru Termasuk EV Terkini? Pakai BRI KKB via BRImo Lebih Praktis
-
Kisah Perempuan Pendamping Kopdes di Pasuruan, Usia 25 Tahun Jadi Tumpuan Koperasi Merah Putih