SuaraJatim.id - Madura United bakal melawan RANS Nusantara FC pada pertandingan lanjutan Piala Presiden 2022 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (18/6) besok.
Pelatih Madura United Fabio Lefundes mewaspadai beberapa mantan pemainnya yang kini membela RANS Nusantara FC. Beberapa pemain yang dimaksud, yakni Cristian Gonzales (2018), Alfin Tuasalamony, M Fadillah Akbar (pinjaman), David Laly.
Fabio memang memberi atensi khusus kepada klub promosi dari Liga 2 tersebut. Terlebih, taktik RANS yang dirancang Rahmad Darmawan (RD), pelatih yang pernah cukup lama membesut skuad Laskar Sape Kerrab.
"RANS Nusantara FC tim promosi melakukan banyak perubahan, dilatih RD. Kami juga harus antisipasi, banyak pemain kami yang kemarin di sana," katanya.
Meski pernah merasakan tim racikan RD di Liga 1 2021/2022 yang kala itu menangani Barito Putera, Fabi yakin bahwa situasi yang dihadapi akan berbeda.
"RD melakukan banyak perubahan. Pertandingan nanti tidak akan sama dengan pertandingan lawan Barito Putera musim kemarin," ujar juru taktik berusia 49 tahun itu.
Pada laga pertama Piala Presiden 2022, Madura United tidak bisa meraih poin usai kalah atas tuan rumah Borneo FC dengan skor tipis 0-1 di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa (14/6) lalu.
Dengan kekalahan itu, posisi tim yang bermarkas di Pulau Garam tersebut berada di dasar klasemen.
Berbeda dengan RANS Nusantara FC yang bisa memetik satu poin setelah main seri dengan Barito Putera sehingga posisinya lebih baik ketimbang Madura United. (Antara)
Baca Juga: Rans Nusantara FC vs Madura United, Fabio Lefundes Enggan Remehkan Lawan
Berita Terkait
-
Sikat Persebaya 3-1, Persib Geser Posisi Bahayangkara FC di Puncak Klasemen Grup C Piala Presiden 2022
-
Hasil Piala Presiden 2022: Bungkam Persebaya di GBLA, Persib Bandung Puncaki Grup C
-
Hadapi Barito Putera, Persija Jakarta Andalkan Pemain Muda
-
Absen di Piala Presiden 2022, Jaimerson Xavier Fokus Persiapan Menuju Liga 1
-
Hasil Piala Presiden 2022: Gol Telat Hulk Selamatkan PSIS Semarang dari Kekalahan
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan
-
Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal
-
Berniat Bongkar Dinding, Kakek 69 Tahun di Magetan Tewas Tertimpa Tembok Rumah Tua
-
BRI Perkuat Sport Tourism Indonesia lewat Dukungan untuk MotoGP 2026
-
Gerbong Mutasi Bergerak: Putra Bojonegoro Irjen Dekananto Ditunjuk Jadi Kapolda Jatim Baru