SuaraJatim.id - Kepolisian Daerah Jawa Timur terus mendalami kasus narkoba yang melibatkan Kapolsek Sukodono, Sidoarjo, AKP KT dan dua anggotanya.
Terkini, narkotika jenis sabu yang digunkakan ternyata dibeli oleh anggota Polsek Sukodono Aiptu BSAK.
“Barang ini (sabu) dibeli dari seseorang. Nah ini yang masih didalami Bidpropam,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, mengutip dari Beritajatim.com jejaring Suara.com, Rabu (24/8/2022).
“Yang membeli sabu adalah Aiptu BSAK. Dia membeli seharga lima ratus ribu rupiah. Nanti kalau berkasnya sudah lengkap akan kembali kami sampaikan,” imbuhnya.
Seperti diberitakan, Polda Jatim menangkap Kapolsek Sukodono Ajun Komisaris Pertama (AKP) I Ketut Agus Wardana kedapatan menggunakan narkoba jenis sabu.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto menjelaskan, Kapolsek Sukodono diamankan setelah adanya laporan masyarakat.
“Kemarin ada laporan dari masyarakat adanya penyalahgunaan narkoba oleh salah satu Kapolsek di wilayah Sidoarjo. Kemudian anggota Bidpropam Polda Jatim melakukan penyelidikan dengan melakukan tes urin di Polsek. Hasilnya, ada tiga anggota Polri yang positif menggunakan narkoba jenis sabu,” terang Dirmanto di Polda Jatim, Selasa (23/8/2022).
Saat ini, lanjut Dirmanto, polisi masih melakukan pendalam terkait kasus tersebut. Sedangkan tiga anggota yang kedapatan menggunakan sabu tersebut, sudah diamankan Polda Jatim.
Baca Juga: 5 Fakta Penangkapan Kapolsek Sukodono, Digerebek saat Konsumsi Sabu di Kantornya
Berita Terkait
-
Setelah Penangkapan Kapolsek Sukodono, Seluruh Polisi Sidoarjo Dites Urine
-
Terlibat Penyalahgunaan Narkotika, Eks Kapolsek Sukodono Ditahan di Tempat Khusus
-
Mantan Kapolsek Sukodono, Jawa Timur Terlibat Narkoba Jenis Sabu Diperiksa Di Tempat Khusus
-
Briptu MAR Diperiksa Paminal Polda NTB Terkait Kasus Peredaran Narkoba
-
5 Fakta Penangkapan Kapolsek Sukodono, Digerebek saat Konsumsi Sabu di Kantornya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Tragedi Subuh di Pasuruan: Truk Muatan Kertas Raksasa Tewaskan 4 Orang
-
Panggung BDD 2026 Tampilkan Joget Tidak Pantas, Bupati Bondowoso Minta Maaf
-
Siasat Lemparan 920 Butir Dobel L ke Lapas Blitar Gagal Total
-
Misteri Bayi Berbalut Jilbab yang Ditinggalkan di Depan Panti Asuhan di Ngawi
-
Gubernur Jatim & Deputi Bank Indonesia Lepas Gowes Nusantara 2026 HUT ke-73 BI, Apresiasi Sinergitas