SuaraJatim.id - Beberapa waktu lalu Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) menyindir Pemerintahan Joko Widodo ( Jokowi ) dan membandingkannya dengan Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
AHY menyebut proyek pembangunan yang gencar dilakukan di era Pemerintahan Jokowi sebenarnya sudah direncanakan sejak eranya SBY. Pemerintah saat ini, kata dia, sebanrnya berperan sebagai tukang "gunting pita".
Anak dari SBY itu menyebut, di banyak proyek pembangunan di era ayahnya sudah berjalan 70 sampai 90 persen. Kemudian proyek-proyek itu dilanjutkan di eranya Jokowi. Tapi kemudian diklaim oleh pemerintah sekarang.
Kritikan-kritikan AHY itu kemudian ramai di media. Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, anak dari Presiden Jokowi, mengomentasi kritikan AHY tersebut.
"Ora po-po, malah apik (tidak apa-apa, malah bagus)," katanya dikutip dari ANTARA, Senin (19/09/2022).
Termasuk ketika dibandingkan dengan AHY, ia mengatakan tidak perlu ditanggapi berlebihan.
"Kenapa harus ditanggapi, saya itu siapa. Cuma wali kota, dia kan ketua umum (Partai Demokrat). Beliau lebih di atas saya, beliau kan senior," katanya.
Bahkan menurut Gibran, AHY sudah memiliki lebih banyak pengalaman dibandingkan dengan dirinya.
"Beliau lebih pengalaman, di TNI," katanya.
Baca Juga: Dianggap Bawa Nama Bapak sebagai Modal Kampanye, AHY Diberi Pesan untuk Belajar dari Sosok Gibran
Sementara itu, ia juga tidak ingin membanggakan kinerja Presiden Jokowi yang merupakan ayahnya sendiri.
"Kalau saya lebih suka membanggakan diri sendiri. (Mengenai kinerja Presiden Jokowi) tanya warga menilainya seperti apa," katanya.
Sebelumnya, dalam Rapimnas Partai Demokrat AHY menyampaikan bahwa pemerintahan Jokowi hanya sebatas gunting pita dalam proyek infrastruktur karena infrastruktur tersebut merupakan warisan dari pembangunan sejak pemerintahan SBY.
AHY minta pemerintah berterimakasih kepada Demokrat dan SBY
Sebelumnya AHY membandingkan proyek pembangunan infrastruktur yang terjadi di era pemerintahan SBY dalam pidato pengarahan Rapimnas Demokrat 2022 di JCC Jakarta beberapa waktu lalu.
Awalnya AHY menyebut banyak pembangunan atau proyek infrastruktur yang dibangun di era SBY tapi tidak banyak dipublikasikan.
"Dan jadi mohon maaf nih nggaK apa-apa teman-teman media bisa menangkap pesan ini. Ada yang mengatakan misal, jaman dulu enggak ada pembangunan infrastruktur nyatanya banyak," kata AHY saat itu, Kamis (15/9/2022).
Kemudian AHY menyebut banyak proyek yang dibangun, direncanakan, dipersiapkan, dialokasikan di era SBY sudah mencapai 70 sampai 90 persen.
Namun, justru di era pemerintahan selanjutnya diklaim dan dijadikan seremoni untuk sekedar gunting pita saja dalam proyek tersebut.
"Setahun gunting pita kira-kira masuk akal nggak? Ya kita enggak perlu juga diapresiasi tapi jangan mengatakan, 'ini kehebatan kita, satu tahun gunting pita'," ujar AHY.
"Itu namanya claiming sesuatu yang .. ya kadang-kadang saya speechles juga mengatakannya," katanya menambahkan.
Lebih lanjut, AHY mengatakan dirinya tidak akan mempermasalahkan jika seremoni gunting pita itu juga turut disematkan ucapan terima kasih kepada Demokrat khususnya pemerintahan era SBY.
"Tapi kenapa sih kita tidak kemudian mengatakan terima kasih telah diletakan landasan telah dibangun 70 persen, 80 persen sehingga kami tinggal 10 persen tinggal gunting pita, terima kasih Demokrat, terima kasih SBY, begitu. Artinya itu kan fair. Betul? Jangan dibilang Demokrat nggak peduli infrastruktur," katanya.
Berita Terkait
-
Dianggap Bawa Nama Bapak sebagai Modal Kampanye, AHY Diberi Pesan untuk Belajar dari Sosok Gibran
-
Reaksi Gibran Rakabuming Dibandingkan Dengan AHY: Saya Itu Siapa, Dia Kan Ketum, Lebih Senior
-
Kocak! Disebut Netizen Pemimpin yang Humble, Gibran Malah Menolak: Enggak Suka Bercanda, Saya Tangan Besi
-
Dibanding-Bandingkan dengan AHY, Gibran Beri Komentar: Beliau Lebih di Atas Saya, Lebih Banyak Pengalaman
-
AHY Bandingkan Kinerja Jokowi dengan SBY, Gibran: Ora Popo
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi
-
Main Borgol Berujung Apes, Tangan Remaja di Bondowoso Terkunci hingga Dievakuasi Damkar!