Kondisi keluarga almarhum, menurut Sunarti secara kondisi lingkungan sangat tidak memungkinkan untuk melakukan penanganan cepat terhadap jenazah.
"Memang di lingkungan kami banyak janda, kebetulan meninggalnya jam 9 bapak-bapak sudah banyak yang kerja tetapi mereka hadirnya sore hari. Baik dari Laziz NU, Fatayat, Ansor, semua bersatu disitu mengadakan tahlilan," kata Sunarti.
Sebenarnya, imbuh Sunarti, saat pemakaman, banyak warga yang membantu. Baik melakukan penggalian kubur maupun proses pemakaman jenazah.
"Sangat tidak benar bahkan ini video pas pemakaman ada kok. Banyak warga. Mereka yang viral itu mungkin tidak tahu kondisi sesungguhnya," katanya.
"Jadi keluarga itu memang kondisinya sangat kurang makannya kami dari pemerintah desa segera mengambil tindakan agar cepat selesai begitu saja," ujarnya menambahkan.
Berita Terkait
-
Layaknya Sinetron Azab Jenazah di Kediri Tak Ada yang Mengantar ke Makam, Warganet: Satu Desa Berdosa!
-
Bak Sinetron! Diduga Tak Pernah Melayat, Jenazah di Kediri Tak Ada yang Antar ke Makam
-
Bikin Merinding Mirip Sinetron Azab, Viral Tetangga dan Keluarga Tak Mau Antarkan Jenazah Ini ke Liang Lahat
-
TC di Jakarta, Persik Fokus Perbaiki Tiga Aspek di Masa Rehat Liga 1
-
Bak Sinetron! Warga Meninggal tapi Tetangga Tak Mau Urus, sampai Perangkat Desa Turun Tangan Antar ke Makam
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun