"Prinsipnya kita tetap melayani misalnya menerima pasien melalui IGD. Karena rawat jalan kita tutup untuk pelayanan di hari ini," ujarnya.
"Dari evakuasi untuk pasien yang rujuk dari wilayah. Kalau dari kami insyaallah aman-aman saja di rumah sakit, evakuasi masih bisa kita lakukan walaupun dengan pelan pelan," katanya menambahkan.
Wakil Bupati Sidak ke RSUD
Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhamad Natanegara meninjau RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Rumah sakit plat merah milik Kabupaten itu terendam banjir.
Hampir semua bangsal rawat inap lantai 1 dan pelayanan poli rawat jalan terdampak banjir. Ketinggian air setinggi pinggang orang dewasa.
Patut disyukuri petugas rumah sakit bisa memindahkan pasien di lantai 1 ke lantai 2. Ada gedung baru 4 lantai yang bisa dimanfaatkan untuk evakuasi pasien.
"Alhamdulillah kita punya gedung baru, sehingga kita bisa mengevakuasi seluruh pasien di gedung baru yang kita miliki. Semua kita ungsikan kesana, kemudian alat juga sudah bisa kita ungsikan disana, meskipun beberapa alat yang permanen tidak bisa terselamatkan," ungkapnya.
"Mau gimana lagi karena memang bencana, yang terpenting kita mohon doanya semoga bencana ini bisa cepat selesai. Kemudian kita akan fokus penanganan pasca bencananya, termasuk masyarakat tidak terkena penyakit, seperti diare dan sebagainya. Terus juga dengan kebutuhan air bersihnya," terangnya.
Bencana banjir kali ini termasuk parah, beberapa tempat terendam air dengan ketinggian cukup tinggi seperti di Kelurahan Tamanan, Kelutan, Sumberingin Salamrejo, Pogalan, Gandusari dan beberapa tempat yang lainnya.
Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Malang, Iwan Bule Batal Diperiksa Polda Jatim
"Kita juga kekurangan peralatan, termasuk perahu untuk evakuasi, tenaga maupun logistik. Kita sangat kekurangan dan sudah berkoordinasi dengan stakeholder terkait, pemerintah provinsi dan juga kabupaten tetangga," tandas Wabup Trenggalek itu.
Lilik Absari, Kasie Kelembagaan RSUD dr. Soedomo Trenggalek menceritakan, semua sudah dievakuasi ke lantai 2, termasuk juga dengan alat sudah dipindahkan tempat yang lebih aman.
Berita Terkait
-
Tragedi Kanjuruhan Malang, Iwan Bule Batal Diperiksa Polda Jatim
-
RSUD dr Soedomo Trenggalek Sampai Terendam Banjir, Pasien Dievakuasi
-
Polisi Rekonstruksi Tragedi Kanjuruhan di Lapangan Bola Mapolda Jatim Rabu Besok
-
Jadi Pengacara Irjen Teddy Minahasa, Henry Yosodiningrat Ngaku Salat Istikharah Lebih Dulu
-
Dalam Sepekan Ini Cuaca Ekstrem Mengancam Sejumlah Daerah di Jatim, Termasuk Kekhawatiran Hujan Es
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi