Dalam beberapa hari terakhir Rusia memang gencar menyerang Ukraina. Kemarin, negeri Presiden Vladimir Putin melancarkan serangan drone yang mematikan di, Kyiv.
Setidaknya ada lima serangan di ibu kota. Wali kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan sebuah bangunan tempat tinggal di distrik Shevchenkivsky juga terkena.
Ini memicu kebakaran dan merusak beberapa bangunan lain. Dilaporkan ada tiga korban tewas dan 19 orang berusaha diselamatkan dari runtuhan puing, termasuk seorang wanita tua.
Serangan ini terjadi tepat seminggu setelah rudal Rusia menghujani Kyiv dan kota-kota lain pada 10 Oktoberm dalam gelombang serangan terbesar di beberapa bulan terakhir.
Serangan-serangan itu menewaskan sedikitnya 19 orang, melukai 105 lainnya dan memicu kecaman internasional.
Di sisi lain, serangan Rusia menghancurkan infrastruktur strategis di sejumlah kota. Moskow diyakini tengah melancarkan strategi "merusak fasilitas energi" Ukraina sebelum musim dingin guna melemahkan perlawanan.
Berita Terkait
-
Rudal Jatuh di Polandia, Apakah Pintu Masuk NATO di Perang Ukraina?
-
Rusia Bantah Tembakkan Rudal Ke Polandia: Ini Provokasi!
-
Rudal Rusia 'Nyasar' Jatuh Di Polandia, Negara G7 Langsung Gelar Pertemuan Darurat Di Sela KTT G20
-
Rudal Rusia Jatuh di Polandia, Rupiah Ikut Melemah
-
Dunia Hari Ini: Rusia Bantah Jatuhkan Rudal di Polandia, Anggap Provokasi
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
8 Kontribusi BRI untuk Indonesia Dalam Momentum HUT ke-81 RI
-
Bromo Belum Sepenuhnya Aman: Debu Setan Mengancam Savana yang Terluka
-
Detik-detik Sopir Truk Sumbu Pendek Hancurkan Kaca Bus Restu Panda di Madiun
-
Gubernur Khofifah Kukuhkan 76 Paskibraka Jatim untuk HUT ke-81 RI, Tegaskan Semangat NKRI