SuaraJatim.id - Kepolisian Bojonegoro mengangkut sembilan pelajar di Kabupaten Bojonegoro gara-gara pesta miras di jam pelajaran sekolah. Mereka ini membolos saat jam pelajaran.
Peristiwa ini terjadi kemarin, Rabu (16/11/2022), pukul 09.00 WIB di Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro. Mereka ketahuan pesta miras di kos-kosan dan terjaring razia SatBinmas Polres Bojonegoro.
Para pelajar yang sedang pesta miras itu terjaring razia setelah Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bojonegoro mendapat laporan dari masyarakat.
"Setelah mendapat laporan, kami dari SatBinmas Polres Bojonegoro langsung menuju TKP, dan benar di situ kami mendapati ada 9 anak yang seharusnya sekolah malah pesta miras," ucap Pak Fauzi dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Kamis (17/11/2022).
Aiptu Fauzi menambahkan, Keseluruhan remaja itu kemudian dibawa ke Mapolres Bojonegoro untuk diberikan pembinaan dengan mendatangkan orangtuanya.
"Supaya para orangtuanya tahu kelakuan dari anak mereka terus kita buatkan surat pernyataan agar tidak mengulang perbuatan seperti ini lagi," lanjutnya.
Dengan adanya kejadian ini, pihaknya mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya yang masih duduk dibangku sekolah.
"Kami berpesan untuk orangtua yang masih punya anak sekolah, agar mengawasi anak-anak mereka supaya tidak terjerumus pergaulan bebas yang bisa mengahncurkan masa depan mereka," katanya menambahkan.
Baca Juga: Duhh! DJ 'Hot' Tessa Morena Juga Dikabarkan Tertipu Arisan Online Bojonegoro
Berita Terkait
-
Duhh! DJ 'Hot' Tessa Morena Juga Dikabarkan Tertipu Arisan Online Bojonegoro
-
Tahun Ini Terparah, Banjir Rendam Sawah Petani Bojonegoro Tiga Hari Ini
-
Qatar Diprediksi Kebanjiran Pelanggar Hukum Syariah Piala Dunia 2022, dari Larangan Miras Hingga Seks di Luar Nikah
-
Gaduh Arisan Online Lagi, Bandar Bawa Kabur Uang Rp 1,3 Miliar di Bojonegoro
-
Mobil Rombongan Peziarah Santri Lirboyo dan Tebuireng Terguling di Bojonegoro, 6 Orang Luka
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB