SuaraJatim.id - Ibu di Tuban berinisial E, menjual ginjalnya sebab merasa sudah tak kuat. Wanita yang sehari-hari mengaku berjualan gorengan itu sering di datangi oleh penagih hutang.
Ia merasa sudah mentok dan tidak ada jalan keluar lagi selain nekat menjual ginjal. Sampai akhirnya Ia nekat menjual ginjalnya di lampu merah Jalan Basuki Rahmat Tuban pada Senin (21/11) siang.
Sebelumnya Ia mengaku belum pernah melakukan perbuatan nekat tersebut. Ia sadar bahwa perbuatannya dilarang oleh agama dan hukum, akan tetapi akibat tidak ada solusi selain menjual ginjalnya.
E terpaksa menjual ginjalnya itu untuk melunasi hutang-hutang anaknya yang mencapai ratusan juta rupiah. Ia tidak tega sebab hutang anaknya itu terlalu besar.
Ia pun menyebut kalau anaknya berhutang pada bank, koperasi dan pinjaman online. Nilainya sampai Rp 200 juta. Ia merinci, sebesar Rp 50 juta hutang dari Bank BRI, sisanya dari koperasi dan pinjaman online ( Pinjol ).
E kemudian bercerita awal mula anaknya terjerat hutang ratusan juta itu. Awal mula Ia meminjam dana untuk investasi pada 2021 lalu. Nahas, ternyata investasinya bodong.
"Saya jual ginjal karena bingung, karena ditagih terus mas," kata E dikutip dari BlokTuban.com jejaring media suara.com, Senin (21/11/2022).
Namun nasib apes dialami E setelah meninggalkan hutang, anak justru pergi begitu saja dan tidak memberikan kabar kepada ibunya. Saat ini, E sudah diamankan di kantor Dinas sosisal Kabupaten Tuban.
Reporter blokTuban.com mencoba mengkonfirmasi perihal permasalahan ini lewat telopon kepada Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A) Tuban Eko Julianto, akan tetapi hingga berita ini ditayangkan belum direspon.
Baca Juga: Kisah Pilu Ibu di Tuban, Jual Ginjal Demi Bayar Hutang Anaknya Terjerat Koperasi dan Pinjol
Di sisi lain, nomor telepon yang tertera pada poster jualan ginjal si ibu juga sudah coba dihubungi. Pesan sudah dikirim namun belum dibalas. Telepon juga tidak diangkat sampai sekarang.
Berita Terkait
-
Kisah Pilu Ibu di Tuban, Jual Ginjal Demi Bayar Hutang Anaknya Terjerat Koperasi dan Pinjol
-
Miris, Ibu di Tuban Rela Jual Ginjal Demi Bayar Utang Pinjol Anak
-
Capil Joko Kendil Pemberian Nyi Roro Kidul Hilang? Kini Pakai Ikat Kepala Hitam
-
Pemilu Raya di Desa: 47 Desa di Kabupaten Tuban Gelar Pilkades Serentak Besok, Aparat Waspadai Daerah Rawan
-
Pilunya Gadis 16 Tahun di Tuban Diperkosa Kakak Iparnya Sampai Hamil 5 Bulan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Pemuda 18 Tahun Perkosa Penyandang Disabilitas di Lamongan, Kenalan Lewat Instagram
-
Lewat BRIVolution Reignite, BRI Bukukan Transaksi Rp7.057 Triliun
-
5 Fakta Pemuda Begal Payudara Siswi SMA Blitar Saat Puasa, Dikejar Warga hingga Diringkus Polisi
-
Ibu-Anak Tewas Tanpa Busana di Bekas Asrama Polri Jombang, Diduga Tenggak Cairan Kimia
-
5 Fakta Kasus Satpam Perkosa Siswi SMP di Tuban: Kenalan Lewat Telegram, Disetubuhi di Kos!