SuaraJatim.id - Ketua Karang Taruna Kota Surabaya Fuad Bernardi merespons kegaduhan konvoi para ganster di Kota Surabaya. Bahkan polisi setempat telah membekuk 5 pemuda anggota gangster tersebut.
Fuad yang juga putra dari Mensos Tri Risma Harini itu pun mendapat kabar kalau anak-anak muda Surabaya yang membentuk gangster-gangster itu terpengaruh para pemuda dari pulau seberang.
Disampaikan langsung oleh Ketua Karang Taruna Kota Surabaya, Fuad Benardi, pada Kamis (1/12/2022), bahwa para remaja yang mengikuti gangster hingga menyebabkan keresahan warga Surabaya, dikarenakan pengaruh negatif dari pemuda-pemuda Madura.
"Kalau ngomong untuk anak wilayah Surabaya Utara atau Timur, terkadang belum tentu Pemuda Surabaya. Kalau Surabaya Utara ada yang dari Madura karena lewat (jembatan) Suramadu untuk gabung. Belum tentu dipastikan pemuda Surabaya," ujar anak pertama dari Mensos Risma ini.
Dia menjelaskan, dirinya mendapat info dari beberapa temannya yang ada di Surabaya Utara dan juga Surabaya Timur, jika para pemuda Madura memiliki peran besar mempengaruhi para remaja yang turut serta dalam konvoi gangster.
"Kalau berdasarkan versi teman-teman di utara rata-rata terpengaruh dari pemuda Madura dan harus diperketat khususnya di Surabaya," jelasnya.
Belakangan ini memang ada sekelompok gangster remaja di kawasan Surabaya Utara dan Timur yang meresahkan warga. Pasalnya mereka konvoi di jalanan membawa senjata tajam.
Dengan adanya hal itu, Fuad pun juga berkeinginan mengajak Pemkot Surabaya dan Kepolisian untuk bersama-sama memberantas gangster. Karena banyak masyarakat yang resah dan takut jika keluar malam hari.
"Kalau kami kalau bisa ngajak juga, karena tidak mungkin bergerak sendiri, tidak punya anggaran. Yang punya anggaran pemkot, yang punya kekuatan pengawasan kan kepolisian. Makanya perlu bersama-sama dalam mengantisipasi dan mencegah gangster," tukasnya.
Baca Juga: Surabaya Jadi Kota dengan Nilai Belanja Produk Dalam Negeri & UMK Terbesar
Untuk mengantisipasi gangster, Karang Taruna Surabaya juga mengajak para pemuda melakukan kegiatan positif. Sebab yang namanya pemuda pastinya memiliki energi yang lebih.
"Jadi mungkin kita buat kegiatan positif, seperti duta karang taruna. Tujuannya untuk membuat para pemuda Surabaya, menambah wawasan dan kompetisi. Ada banyak kegiatan lain, ada futsal, kegiatan lingkungan lainnya," terangnya.
Selain itu, biasanya karang taruna antar RT, RW, kelurahan dan kecamatan saling berkolaborasi mengadakan kegiatan positif bagi para pemuda. Seperti senam sehat, jalan sehat, penanaman hidroponik dan lainnya.
"Kalau menurut saya menangkal gangster sebagai pemuda tidak bisa diserahkan ke karang taruna saja, ada gabungan dari pemkot dan kepolisian. Pengawasan bukan di tupoksi kami, tapi kita siap kalau dilibatkan untuk mengedukasi pemuda, tapi ga bisa bekerja sendiri," ucapnya.
Sayangnya tidak semua karang taruna di Surabaya aktif, lanjut Fuad, dalam keanggotaan maupun kegiatan. Seperti yang ada di Surabaya Selatan dan lainnya. Oleh karena ia ingin mengaktifkan kembali semua karang taruna dan membangun komunikasi.
"Karena pastinya anak muda butuh eksistensi menunjukkan power," katanya menambahkan.
Berita Terkait
-
Surabaya Jadi Kota dengan Nilai Belanja Produk Dalam Negeri & UMK Terbesar
-
Surabaya jadi tuan rumah peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2022
-
BIN siap gunakan AMN Surabaya sebagai tempat pembinaan Mahasiswa
-
Gangster Mau Pamer Kekuatan di Surabaya Segera Disikat Polisi
-
KPK Gelar Kegiatan "Road to Harkordia" Mulai Hari Ini sampai Besok di Surabaya
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Bebas Bersyarat 2 Napi Lapas Blitar Dicabut, Buntut Aniaya Napi hingga Tewas
-
4 WNA Perempuan Pencuri Emas 135 Gram di Surabaya Diciduk, Beraksi Saat Malam Natal
-
Cuaca Ekstrem Mengancam Jawa Timur hingga 20 Januari, Berpotensi Banjir dan Longsor
-
Banjir Bengawan Jero Rendam Puluhan Sekolah di Lamongan, Siswa Dijemput Pakai Perahu
-
Ratusan Tukang Jagal Bawa Sapi ke DPRD Surabaya, Tolak Relokasi RPH Pegirian ke Tambak Osowilangun