SuaraJatim.id - Sebagai pemain sepak bola, Lionel Messi sudah mendapatkan semuanya. Karir yang cemerlang di klub: juara liga sampai prestasi personal. Namun Messi sempat merasa terpuruk sebab belum memberikan prestasi bagi negaranya, Argentina.
Ia tampil dalam banyak kesempatan di Piala Dunia, namun gagal mempersembahkan trifi bagi negaranya. Namun Piala Dunia 2022 ini berbeda. Pada akhirnya, "Sang Messias" bisa mengantarkan negaranya juara Piala Dunia setelah membekuk Prancis dalam drama adu penalti.
Kemenangan ini tentu menjadi kado terindah bagi Messi. Banyak yang bilang Piala Dunia ini merupakan laga terakhir bagi Messi buat negaranya. Dan bila itu benar, maka ini akan menjadi pensiun yang manis bagi sang legenda.
"Saya ingin terus mengalami lagi pertandingan (dalam status) sebagai juara dunia," kata pemain berusia 35 tahun itu kepada televisi Argentina menyusul kemenangan epik adu penalti negara itu atas Prancis dalam final Piala Dunia di Doha.
Namun Messi mengakui karirnya hampir tamat setelah kapten Argentina itu sempat tak berhasil mendapatkan trofi Piala Dunia.
Penyerang Paris Saint-Germain itu mencetak dua gol dalam final yang mendebarkan dan berakhir 3-3 itu sebelum pemenang Ballon d'Or tujuh kali itu mencetak tendangan penalti dalam adu penalti yang dimenangkan Argentina 4-2.
"Tentu saja saya ingin mengakhiri karir saya dengan ini, saya tidak meminta lebih," kata Messi. "Karier saya hampir berakhir karena ini tahun-tahun terakhir saya."
Dan setelah mengalami begitu banyak kekecewaan di panggung terbesar sepak bola, termasuk kalah dalam final Piala Dunia 2014 melawan Jerman di Brazil, Messi mengaku selalu merasa waktunya akan tiba.
"Sungguh menakjubkan bisa berakhir seperti ini. Saya katakan sebelumnya bahwa Tuhan akan memberi saya ini dan saya tak tahu mengapa tetapi saya merasa kali ini bakal terwujud."
Messi mengaku sulit menjelaskan laga final tadi setelah Argentina dua kali disamakan lawan setelah unggul lebih dulu. Pada perempat final sepekan sebelumnya Belanda melakukan apa yang dilakukan Prancis dalam final tadi.
Argentina memimpin 2-0 pada babak pertama dan unggul 3-2 selama perpanjangan waktu tetapi hattrick Kylian Mbappe memaksa laga dilanjutkan dengan adu penalti.
"Sungguh pertandingan yang sangat aneh, sama seperti satunya lagi saat melawan Belanda, dan kemudian ketika kami unggul dalam perpanjangan waktu, hal itu terjadi lagi," kata Messi.
Tapi, tambahnya, trofi Piala Dunia sungguh "indah".
Messi memeluk keluarga dan rekan-rekan satu timnya setelah pertandingan, sementara pelatih Lionel Scaloni, pemain sayap Angel Di Maria yang mencetak gol kedua Argentina, dan penjaga gawang Emiliano Martinez tidak kuasa menahan air mata setelah peluit akhir dibunyikan.
Messi sudah 172 kali bermain untuk Argentina guna mencetak 98 gol sejak debut pada 2005. ANTARA
Berita Terkait
-
VAMOS Argentina! Piala Dunia 2022 Hantarkan Lionel Messi jadi Pesepakbola Terlengkap dan Terhebat Abad ini
-
Argentina Juara Piala Dunia 2022, Atta Halilintar Bangga Prediksinya Tak Meleset
-
Usai Bawa Argentina Juara Piala Dunia 2022, Lionel Messi Nyatakan Belum Pensiun
-
Usai Nonton Final Piala Dunia, Saham-saham Ini Bisa Jadi Santapan Investor Pagi Ini
-
La Albiceleste Juara Piala Dunia 2022, Siapa Ketum PSSI-nya Argentina, Kok Gak Terkenal?
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
Terkini
-
5 Fakta Sadis Menantu Perempuan Bunuh Mertua di Blitar, Dicekik dan Ditusuk Gunting Berkali-kali
-
SPPG Dilarang Tolak Produk UMKM, Dapur MBG Bandel Terancam Suspend
-
Kepala SPPG Wajib Buat Perjanjian Waktu Konsumsi Terbaik MBG dengan Kepala Sekolah
-
Komitmen Pendidikan Berkualitas, Gubernur Khofifah Dianugerahi Penghargaan dari BMPS
-
Angin Kencang Terjang Tiga Kecamatan di Pacitan, 7 Rumah Rusak