SuaraJatim.id - Banjir yang menerjang beberapa titik di Kota Sampang, Jawa Timur (Jatim) membuat Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Sampang terpaksa memadamkan aliran listrik di sejumlah desa dan kelurahan terdampak banjir luapan Sungai Kalikamuning.
Langkah tersebut diambil untuk menjaga keselamatan warga dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti terjadi sambungan arus pendek listrik.
"Selain sebagai antisipasi, pemadaman di lokasi terdampak banjir ini juga atas permintaan warga. Mereka khawatir terjadi hal-hal yang membahayakan, apalagi ada kabel listrik yang terendam banjir," kata Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan Sampang Abdul Ghafur seperti dikutip Antara.
Tak hanya itu, ia juga menjelaskan, saat ini ada 94 gardu induk PLN yang mengaliri empat desa dan lima kelurahan terdampak banjir dipadamkan.
"Ada sekitar 12 ribu pelanggan listrik yang kami padamkan dari 94 gardu induk ini dan ini semua kami lakukan demi keselamatan mereka, apalagi memang atas permintaan warga sendiri," katanya.
Masih menurut Ghafur, ketinggian genangan banjir di sebagian rumah warga sangat tinggi, bahkan ada yang mencapai hampir dua meter.
Sebelum melakukan pemadaman, Ghafur mengaku telah berkoordinasi dengan Pemkab Sampang dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Pemkab Sampang.
"Mereka setuju dan mendukung, dengan dalih yang sama seperti yang disampaikan warga," ucap dia.
Akibat pemadaman aliran listrik ini, situasi di lokasi terdampak banjir nampak gelap. Para petugas dan relawan penanggulangan bencana yang berjaga-jaga di lokasi banjir menggunakan lampu senter.
Baca Juga: Pemkab Pamekasan Terjunkan Tim Bersihkan Sekolah Terdampak Banjir
Sementara itu, akibat luapan Sungai Kalikemuning, genangan air hingga sekitar pukul 22.45 WIB masih tinggi. Ketinggiannya mencapai 50 Centimeter di jalan raya, sedangkan di perkampungan warga antara 1 meter hingga 1,5 meter. Bahkan di beberapa titik, ketinggian genangan banjir ada yang mencapai 2 meter. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Dorong Efisiensi Korporasi, Tata Kelola BUMN Berbasis GCG Tuai Apresiasi
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat
-
Gubernur Khofifah Tinjau PG Ngadirejo Milik PT SGN, Optimis Capai Target Swasembada Lebih Cepat
-
Dua Dekade Lumpur Sidoarjo: Ekosistem Sungai Porong yang Tercekik dan Ikan yang Terdeformasi