SuaraJatim.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur menerjunkan tim gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Forum Relawan Penanggulangan Bencana Pamekasan Minggu, membantu membersihkan sisa-sisa lumpur bekas banjir di sejumlah sekolah terdampak banjir di wilayah itu.
"Selain sekolah, lembaga pendidikan keagamaan, seperti pondok pesantren juga menjadi sasaran bakti sosial personel tim gabungan Pemkab Pamekasan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Nurul Widiastutik di Pamekasan, Minggu.
Banjir akibat luapan sungai di Kota Pamekasan itu menggenangi perkampungan warga di empat kelurahan, yakni di tiga Kelurahan dan satu desa, yakni Kelurahan Jungcangcang, Parteker, Kelurahan Patemon dan Desa Laden.
Jumlah warga terdampak sebanyak 1.552 kepala keluarga dan umumnya merupakan warga yang tinggal di sekitar aliran Sungai Kalisemajid, Sungai Afur Jombang dan Sungai Sinhaji Pamekasan.
Menurut data BPBD Pemkab Pamekasan, jumlah lembaga pendidikan terdampak banjir terdiri dari dua lembaga pendidikan tingkat sekolah dasar, SMP Negeri dan dua lembaga pondok pesantren, yakni Pondok Pesantren Jungcangcang dan Pondok Pesantren Nasrul Ulum, Bagandan, Pamekasan.
Banjir di Kota Pamekasan ini mulai menggenangi perkampungan warga pada Sabtu (31/12/2022) malam sekitar pukul pukul 18.00 WIB, dan pada Minggu (1/1) pagi genangan banjir di ruas jalan kota seperti di Jalan R Abdul Aziz, dan Jalan Cokroatmojo mulai surut.
Sementara itu, pada Minggu malam, genangan banjir di sejumlah perkampungan warga juga sudah terpantau surut, bahkan sebagian rumah terdampak banjir terlibat mulai bersih dari lumpur.
"Tapi meski banjir sudah surut, kami tetap menyediakan bantuan makanan dari dapur umum yang didirikan oleh Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Pemkab Pamekasan, karena sebagian besar warga terdampak belum bisa memasak," kata Juru Bicara Tim Tagana Pemkab Pamekasan Fathor Rahman.
Baca Juga: Semarang Banjir, Berikut Sejumlah Rute Kereta Jalur Utara yang Dialihkan ke Jalur Selatan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Skandal Tagihan Hantu di RS Jember: Saat Dana BPJS Rakyat Digerogoti Diagnosa Palsu
-
Mafia Masuk PTN Terbongkar: 3 Dokter Aktif di Jatim Jadi Otak Sindikat Joki UTBK Beromzet Miliaran
-
Duka di Balik Topeng Tawa: Kisah Tragis Badut Keliling Mojokerto yang Habisi Nyawa Mertua
-
Holding UMi Jadi Jawaban Atas Akses Pembiayaan Terintegrasi bagi Para Pelaku Usaha Mikro
-
BRILink Agen Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia, Transaksi Capai Rp420 Triliun