SuaraJatim.id - Sebuah pikap mengangkut ternak terguling di Tol Ngawi-Kertosono, Senin (19/6). Puluhan kambing yang diangkut terlempar ke jalanan.
Kecelakaan tersebut terjadi di KM 579 B, tepatnya di Desa Jururejp, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.
Penyebabnya, pikap yang mengakut sekitar 50 ekor kambing kurban itu mengalami pecah hingga oleng dan menabrak pagar pembatas tol lalu terguling.
Petugas Jasa Marga dan Satlantas Polres Ngawi langsung menuju ke lokasi untuk membantu mengevakuasi kambing-kambing ke pinggir tol.
“Pecah kedua ban belakang, penumpang empat orang, luka luka dua orang. Kambing ini mau diantar ke Solo dari caruban ada dua kambing yang mati,” kata Isdermawan dikutip dari Beritajatim.com.
Kronologi kecelakaan terjadi ketika pikap yang dikendarai Isdermawan Heru Prabowo (42), warga Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta tersebut melaju dari Madiun menuju Jawa Tengah.
Sesampainya di lokasi kejadian, mobil yang dikemudikan lantas mengalami pecah ban belakang kanan dan kiri. Sopir yang tidak bisa menguasai kendaraan membanting setir sampai menabrak pembatas jalan tol.
Dua orang dilaporkan terluka dalam kecelakaan tersebut. Beberapa kambing yang diangkut juga terhempas ke jalan tol.
Beberapa hewan kurban tersebut mati, ada juga yang hidup, namun kondisnya syok dan stress. Napas kambing pendek-pendek, lemas, dan sebagian tanduknya patah.
Baca Juga: Bus Putra Raflesia Masuk Jurang Di Lahat Sumsel, Seluruh Penumpang Selamat
Kambing-kambing tersebut sudah diangkut dan dievakuasi ke Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
-
Gubernur Khofifah Apresiasi Para Atlet Jatim Mampu Pecahkan Rekor dalam Asian Para Games 2026
-
Sandiwara Rumah Keluarga Miskin di Surabaya: Megah 3 Lantai, Sekap 10 Calon PRT
-
Tebing 30 Meter Longsor di Magetan, Jalan Antardesa Terputus dan Listrik Padam
-
419 Hunian Tetap Semeru di Lumajang Kosong, Pemkab Verifikasi untuk Penataan