Kondisi rumah yang berada di kawasan Balai Kota Surabaya ini terkunci usai diobrak-abrik maling. (SuaraJatim/Dimas Angga)
Andika menyayangkan tidak adanya CCTV yang merekam aktivitas apapun di rumah yang cukup besar tersebut.
"CCTV di rumah enggak ada. Kita tanya barang di brankas juga enggak ada. Dugaannya dia merusak atap masuk melalui genteng belakang. Tembus ke sebuah ruangan. Aneh sih, jadi memang kosong tidak ada barang-barang berharga. Pelaku manjat juga, jadi enggak ada barang-barang besar yang dibawa," jelas Andika.
Pihaknya menduga jumlah pelaku antara satu sampai 2 orang. "Tapi ya kita antisipasi. Dugaan paling tidak 1 dan paling banyak 2. Ini kami masih mendalami kejadian tersebut," tandasnya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
BRI Catat Sederet Prestasi dan dan Kontribusi untuk Negeri di Sepanjang Tahun 2025
-
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali dalam Sehari, Waspada Ancaman Awan Panas untuk Warga Lumajang!
-
Banjir Sumatera, BRI Group Fokus pada Pemulihan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar Pascabencana
-
Hari Ibu 2025, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan Jatim
-
BRI Raih Penghargaan atas Komitmen terhadap Penguatan Ekonomi Kerakyatan