Kondisi rumah yang berada di kawasan Balai Kota Surabaya ini terkunci usai diobrak-abrik maling. (SuaraJatim/Dimas Angga)
Andika menyayangkan tidak adanya CCTV yang merekam aktivitas apapun di rumah yang cukup besar tersebut.
"CCTV di rumah enggak ada. Kita tanya barang di brankas juga enggak ada. Dugaannya dia merusak atap masuk melalui genteng belakang. Tembus ke sebuah ruangan. Aneh sih, jadi memang kosong tidak ada barang-barang berharga. Pelaku manjat juga, jadi enggak ada barang-barang besar yang dibawa," jelas Andika.
Pihaknya menduga jumlah pelaku antara satu sampai 2 orang. "Tapi ya kita antisipasi. Dugaan paling tidak 1 dan paling banyak 2. Ini kami masih mendalami kejadian tersebut," tandasnya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
8 Kontribusi BRI untuk Indonesia Dalam Momentum HUT ke-81 RI
-
Bromo Belum Sepenuhnya Aman: Debu Setan Mengancam Savana yang Terluka
-
Detik-detik Sopir Truk Sumbu Pendek Hancurkan Kaca Bus Restu Panda di Madiun