Kondisi rumah yang berada di kawasan Balai Kota Surabaya ini terkunci usai diobrak-abrik maling. (SuaraJatim/Dimas Angga)
Andika menyayangkan tidak adanya CCTV yang merekam aktivitas apapun di rumah yang cukup besar tersebut.
"CCTV di rumah enggak ada. Kita tanya barang di brankas juga enggak ada. Dugaannya dia merusak atap masuk melalui genteng belakang. Tembus ke sebuah ruangan. Aneh sih, jadi memang kosong tidak ada barang-barang berharga. Pelaku manjat juga, jadi enggak ada barang-barang besar yang dibawa," jelas Andika.
Pihaknya menduga jumlah pelaku antara satu sampai 2 orang. "Tapi ya kita antisipasi. Dugaan paling tidak 1 dan paling banyak 2. Ini kami masih mendalami kejadian tersebut," tandasnya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap
-
Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan
-
Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal
-
Berniat Bongkar Dinding, Kakek 69 Tahun di Magetan Tewas Tertimpa Tembok Rumah Tua
-
BRI Perkuat Sport Tourism Indonesia lewat Dukungan untuk MotoGP 2026