SuaraJatim.id - Nasib pilu menimpa seorang siswi SD di Menganti, Gresik, Jawa Timur yang matanya mengalami kebutaan usai dicolok menggunakan tusuk bakso oleh kakak kelasnya. Kasus ini kini diselidiki pihak kepolisian.
Kejadian bermula saat korban SAH (8) mengikuti lomba Agustusan di sekolah. Tiba-tia, SAH ditarik keluar dari dalam kelas oleh kakak kelasnya.
Kala itu, pelaku diduga mamalak SAH. Namun korban enggan memberikan uang yang diminta hingga akhirnya mata sebelah kanannya dicolok menggunakan tusuk bakso.
Sepulang sekolah, SAH mengadukan kejadian yang dialami kepada orangtuanya. Ia mengeluh mata kanannya tak bisa melihat setelah insiden di sekolah.
Baca Juga: Polisi Dalami Kasus Pengeroyokan di Pasar Kendung Surabaya yang Berujung Meninggal Dunia
Mengutip Beritajatim.com (jaringan Suara.com), ayah korban mengaku sangat kecewa dengan pihak sekolah. Menurutnya, pihak sekolah tak menunjukkan iktikad baik atas dugaan kekerasan yang dialami oleh anaknya.
"Dari pihak sekolah meminta diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, hal itu tidak pernah dilakukan sebulan. Anak saya mengalami traumatik," sambungnya.
Bahkan ketika dirinya meminta rekaman CCTV saat kejadian, pihak sekolah mengabaikan.
"Sewaktu saya meminta rekaman kamera CCTV pihak sekolah tidak mau menuruti alasannya itu menjadi kewenangannya karena sesuai aturan," tambahnya.
Ayah korban pun memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. Hal itu dikonfirmasi oleh Kanit Reskrim Polsek Menganti Iptu Ekhwanudin, yang menyebut pihaknya masih melakukan pendalaman.
Baca Juga: Biar Tepat Sasaran, BUMN Ini Andalkan Digitalisasi Buat Salurkan Pupuk Bersubsidi
"Memang benar penyidik dari Unit Satreskrim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gresik meminta keterangan terkait kasus kekerasan yang dialami SAH," terangnya
Agus pun menambahkan, ada beberapa pertanyaan yang disampaikan ke pihak sekolah. Namun, dia enggan membocorkan hasil pemeriksaan tersebut.
Sementara itu, kepala SD saat diminta komentar lebih banyak menghindar usai pertemuan dengan penyidik Reskrim Polsek Menganti dan keluarga korban.
"Mohon maaf saya punya hak tidak banyak berkomentar," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
-
Strategi Hilirisasi Petrokimia Gresik Mampu Dongkrak Kinerja Perusahaan
-
Pembangunan Smelter Freeport di Gresik Dinilai Bukti Peran Strategis Bahlil dalam Hilirisasi
-
Mentan Amran Panen dan Serap Gabah di Gresik: Petani Bahagia, Terima Kasih Presiden Prabowo
-
Memori Indah Djanur dengan Bejo Sugiantoro: Sosok Pelatih Hebat
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Satu Korban Tewas dalam Mobil yang Tertimbun Longsor Cangar Berhasil Dievakuasi
-
Viral Video Detik-detik Longsor di Jalur Cangar Terjang Mobil yang Sedang Melintas
-
Kok Bisa? Mobil di Ponorogo Tiba-Tiba Berada di Tengah-Tengah Sawah
-
Miris! Istri di Blitar Dibacok Mantan Suami Saat Antarkan Anak ke Mertua
-
Mengatur Pola Makan Sehat Selama Lebaran, Ini Tips dari Dosen Gizi Universitas Airlangga