SuaraJatim.id - Sebuah pom mini penjual BBM yang ada di Dusun Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo terbakar, Selasa (7/11/2023). Kebakaran tersebut merembet ke rumah milik Mujahidin dan dua rumah tetangganya.
Diduga, kebakaran yang melanda tempat usaha menjual Pertalite dan Pertamax itu terbakar disebabkan konsleting listrik.
Sempat terdengar suara ledakan berulang-ulang saat kebakaran tersebut, yang membuat tetangga dan orang melintas di jalan depan tempat kejadian perkara (TKP) berhamburan.
Warga berupaya menjauh dari kobaran api yang membakar pon mini dan beberapa rumah tersebut.
Beberapa unit mobil pemadam kebakaran (PMK) dikirim untuk memadamkan api. Petugas tampak berjibaku berupaya menaklukkan api.
Salah satu warga sekitar, Bambang mengatakan, letupan api muncul dari beberapa drum yang berisikan BBM.
“Meledak-ledak mas, banyak drum berisi BBM terbakar,” ucapnya dikutip dari Beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Tumpukan drum tersebut diduga untuk menimbun BBM Pertalite. “Banyak sekali drum yang penuh BBM itu,” ungkapnya.
Api yang membakar rumah tersebut membumbung tinggi membuat warga keluar rumah menyelamatkan diri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
5 Fakta Bayi Dibuang di Halaman Rumah Warga Sumenep, Sang Ibu Pendarahan
-
Denada dan Ressa Tak Hadiri Sidang di PN Banyuwangi, Kuasa Hukum Ajukan Perbaikan Gugatan
-
Ironi Siswa Digendong Seberangi Sungai di Ponorogo, Jembatan Tak Kunjung Hadir!
-
Benarkah Kajari Blitar Diperiksa Kejati Jatim? Ini Penjelasannya
-
5 Fakta Guru Telanjangi 22 Siswa di Jember, KPAI Mengecam hingga Berpotensi Langgar Pidana