SuaraJatim.id - Beredar sebuah video yang memperlihatkan kondisi Stadion Gajah Mada di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto dipenuhi sampah koran.
Video tersebut viral di media sosial Facebook. Dalam video tersebut memperlihatkan kondisi stadion yang dipenuhi sampah.
Pada keterangan video tersebut tertuliskan, "Wong’e Teko Rek… Mene onok agenda PRA LAUNCHING MATCH menjamu PASURUAN UNITED,Sabtu launching,tanggal 5 Desember 2023 LIGA 3 PERKOPIAN wes di mulai… Ayoo aksi sosial rekk,njupuk i sampah nak HOME BASE kita… Ingat… !!! Kita jadi TUAN RUMAH lho…yohhh…".
Stadion Gajah Mada menjadi kandang bagi klub yang berkompetisi di Liga 2, yakni PS Mojokerto Putra (PSMP).
Diketahui dari unggahan tersebut, banyaknya sampah di Stadion Gajah Mada diduga berasal dari jemaah yang hadir pada pengajian Gus Iqdam. “Alhamdulilah berkah sampah-sampah sudah yang ditinggalkan para jamaah ngaji bareng Gus Iqdam. Puluhan ribu yang datang di Stadion Gajah Mada,” bunyi keterangan perekam.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto, Norman Handito mengatakan, ada beberapa kewajiban yang harus dipenuhi oleh penyewa stadion.
Salah satunya, yakni pembayaran restribusi sewa. Selain itu juga mematuhi persyaratan yang telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda).
“Sewa kepada kami selaku pengelola stadion dengan, satu mematuhi syarat ketentuan yang ada dan dua membayar retribusi sewa sesuai Perda. Kesadaran warga untuk buang sampah pada tempatnya atau melokalisir sampah memang masih rendah,” ujarnya dikutip dari Beritajatim.com--jaringan Suara.com, Rabu (29/11/2023).
Dia menjelaskan, penyewa stadion diwajibkan untuk menjaga keutuhan fasilitas dan kebersihan stadion. Karena itu, Norman berharap para penyewa stadion menjaga kebersihan setelah acara.
Baca Juga: Pelajar Mojokerto Kena Begal di Balongpanggang, Korban Dituduh Telah Lakukan Penganiayaan
“Penyewa harus turut bertanggungjawab atas keutuhan fasilitas dan kebersihan stadion. Namun info dari staf kami, sudah dilakukan pembersihan, meskipun belum kelar. Dilanjutkan sampai bersih,” katanya.
Sebelumnya, pengajian umum menghadirkan Muhammad Iqdam Khalid yang akrab disapa Gus Iqdam digelar di Stadion Gajah Mada, Selasa (28/11/2023). Pengajian tersebut digelar dalam rangka haul dan peresmian Masjid As-Sunartin di Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Pelaku Belum Tertangkap, Keluarga Korban Pembunuhan di Bangkalan Minta Kejelasan
-
First Time ke Banyuwangi, Raline Shah Penasaran dengan Keindahan Alamnya
-
Megawati Soekarnoputri Kembali ke Blitar, Ini Agenda Lengkapnya
-
Surabaya Demam Piala Dunia 2026, Fans Rela Rogoh Kocek Jutaan untuk Jersey