SuaraJatim.id - Satreskrim Polres Ngawi menggerebek panti pijat plus-plus di ruko Jalan Ir Soekarno atau Ring Road Barat, Kamis (21/3/2024).
Panti pijat yang menawarkan layanan esek-esek tersebut menggunakan rumah toko (ruko). Bagian depan dipakai warung dan belakangnya menjadi panti pijat.
Saat dilakukan penggerebekan, empat orang terapis dan dua pelanggan diamankan. Enam orang tersebut selanjutnya dibawa ke Polres Ngawi untuk dimintai keterangan.
Mengutip dari Beritajatim.com--jaringan Suara.com diketahui para terapis mematok tarif Rp200-350 ribu untuk paket lengkap dengan layanan seks. Tarif tersebut akan dipotong Rp50 ribu untuk sewa kamar.
Uang sewa kamar diberikan kepada wanita berinisial NI (45) warga Sragen, Jawa Tengah.
“Awalnya memang warung makan. Tapi, lama kelamaan keadaan berubah jadi melayani pijat. Rp200.000 hingga Rp350.000. Pokok Rp50.000 buat sewa kamar. Begini karena keterbatasan,” kata salah satu terapis berinisial D.
Para terapis mengaku terpaksa mengambil jalan tersebut karena himpitan ekonomi.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ngawi, Ipda Hambar Agus Susila mengaku telah menetapkan NI selaku pemilik ruko sebagai tersangka.
“Kami mengamankan empat orang wanita yang diduga terlibat dalam prostitusi. Satu diantaranya kami tetapkan sebagai tersangka,” katanya.
Baca Juga: Misteri Kematian Wanita di Ngawi, Hasil Autopsi Tunjukkan Korban Tak Tewas Bunuh Diri
Hambar menyebut, sejumlah barang bukti seperti alat kontrasepsi, tisu basah, hand and body lotion, hingga uang tunai turut diamankan dalam kasus tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Tragedi Subuh di Pasuruan: Truk Muatan Kertas Raksasa Tewaskan 4 Orang
-
Panggung BDD 2026 Tampilkan Joget Tidak Pantas, Bupati Bondowoso Minta Maaf
-
Siasat Lemparan 920 Butir Dobel L ke Lapas Blitar Gagal Total
-
Misteri Bayi Berbalut Jilbab yang Ditinggalkan di Depan Panti Asuhan di Ngawi
-
Gubernur Jatim & Deputi Bank Indonesia Lepas Gowes Nusantara 2026 HUT ke-73 BI, Apresiasi Sinergitas