SuaraJatim.id - Pemkab Sumenep terus menggenjot kunjungan wisatawan untuk datang ke kabupaten yang berada di ujung Timur Pulau Madura tersebut.
Terbaru, pemkab berencana menggelar festival permainan tradisional bertajuk "Back to Childhood".
Acara tersebut akan digelar mulai Tanggal 9 hingga 19 Mei 2024 di Kantor Koordinator Pendidikan Kalianget, Sumenep.
Ada banyak permainan yang dilombakan, seperti lomba gobak sodor dan bola bekel kategori fase C. Kemudian, fase B ada lomba engklek dan kelereng. Sedangkan fase A, ada Dakon.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, acara tersebut merupakan agenda dalam Sumenep Calendar of Event 2024.
Acara tersebut diadakan sebagai upaya melestarikan permainan tradisional dan mengenalkannya kepada anak-anak.
“Kegiatan ini akan diselenggarakan setiap tahun sehingga generasi mendatang bisa tetap mengingat permainan tradisional yang menjadi budaya masyarakat kita,” katanya dalam rilis yang diterima SuaraJatim, Senin (29/4/2024).
Politikus PDIP itu juga mengajak masyarakat untuk hadir menyaksikannya. “Ayo ke Sumenep, saksikan festival permainan tradisional sekaligus menikmati keindahan wisata kota keris ini,” katanya.
Dia mengatakan semua pelajar tingkat sekolah dasar (SD), Madrasah Ibtidaiya (MI), atau sederajat yang berdomisili di Sumenep bisa mengikutinya.
Baca Juga: Remaja di Sampang Ditusuk Orang Tak Dikenal, Begini Kondisinya
Syaratnya, menyertakan fotokopi akta kelahiran, fotokopi rapor semester ganjil, setiap lembaga mengirim peserta 2 orang maksimal kecuali gobak sodor yang membutuhkan 1 tim (4 orang). Kemudian membayar biaya pendaftaran Rp10 ribu.
“Kejuaraan, juara 1 mendapatkan piala, piagam plus uang pembinaan. Begitu juga dengan juara 2 dan 3,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang
-
Holding Ultra Mikro BRI Percepat Inklusi Keuangan dan Naik Kelas Debitur PNM
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
Ribuan Jemaah Embarkasi Surabaya Terbang ke Tanah Suci, 2 Orang Terpaksa Tertunda Karena Sakit