SuaraJatim.id - Polrestabes Surabaya mengamankan seorang polisi gadungan berinisial KK, warga Jalan Tembok Lor, Bubutan. Pelaku yang mengaku sebagai Kanit Jatanras itu telah menipu sejumlah warga.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono mengatakan, pelaku menipu Dwi Ahmad Dani, seorang sekuriti asal Kecamatan Parang, Magetan yang bekerja di Kota Pahlawan.
"Tersangka dan korban baru saling kenal. Mereka bertemu di rumah seseorang inisial E di Surabaya. E ini menggadaikan motor korban dan tersangka KK," jelas Hendro, Senin (27/5/2024).
Dalam pertemuan tersebut, korban dijanjikan tersangka akan dibelikan motor Honda Scoopy. Dari situ, korban dimintai uang tunai Rp3 juta secara tunai. Untuk kekurangan dikirimkan ke rekening.
"Namun setelah penyerahan uang tersebut, justru tidak ada kabar lebih lanjut dari tersangka. Hingga korban melaporkan kejadian itu," terang Hendro.
Berdasarkan laporan polisi yang dibuat korban, Tim Jatanras Polrestabes Surabaya langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap pelaku di Jalan Semarang, Surabaya.
"Pelaku KK dalam penyamarannya telah melakukan pengambilan empat unit motor dari tempat gadai di wilayah Menganti, Gresik. Kini dia sudah kami ditahan," ungkapnya.
Dari kasus ini, disita barang bukti dari polisi gadungan tersebut, berupa 2 pistol, kaus bertuliskan Jatanras hingga borgol.
Selain itu, polisi juga mendapatkan dua lembar tangkapan layar percakapan WhatsApp, dan bukti transfer.
Baca Juga: Pelaku Penembakan di Tol Waru Masih Remaja, Ngaku Terobsesi Game Online
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Kandang Sapi di Gresik Terbakar, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Sudah Tender Rp7,3 Miliar, Pembangunan TPA Mrican Baru Ponorogo Terancam Batal
-
Api Lalap Separuh Kantor Balai TN Meru Betiri, Diduga Korsleting Listrik
-
Premanisme Berkedok Ormas Bayangi Kawasan Industri, Polda Jatim Bentuk Posko Lindungi Investasi
-
Dikira Dicuri, Wanita Lamongan Ini Baru Sadar Motornya Ketinggalan di Minimarket Setelah 3 Hari