SuaraJatim.id - Longsor menimpa 4 orang di di Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar pada Minggu (30/6/2025). Tiga orang di antaranya merupakan para pekerja kandang ayam.
Kepala BPBD Kabupaten Blitar Ivong Bettryanto mengatakan, tebing yang longsor memiliki ketinggian 20 meter lebar 40 meter. Longsor menimpa kandang ayam pedaging yang ada di bawahnya. "Mendapat informasi tersebut kami ke lokasi," katanya.
Dia mengatakan, tiga pekerja kandang tertimpa longsor. Identitasnya, pemilik kandang Gunawan, Jarianto dan Mugiono. Semuanya merupakan warga Dusun Sukorejo, Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.
Selain itu, terdapat satu orang warga yang mengalami luka -luka yakni Anto, yang juga warga Dusun Sukorejo, Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Malang.
Sebanyak 20 personil telah diterjunkan dengan peralatan lengkap untuk melakukan pencarian korban.
Ivong Bettryanto mengungkapkan, tanah longsor disebabkan kontur tanah yang labil. Luas lahan terdampak longsor sekitar 250 meter, dengan kedalaman longsoran 5 meter.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan lintas sektor baik dengan TNI, Polri, Basarnas untuk melakukan pencarian ketiga korban.
"Kami telah melaksanakan koordinasi dengan lintas sektor terkait dengan pencarian korban yang masih timbun material longsor," kata dia.
Meterial longsor dibersihkan untuk melakukan pencarian korban. "Kami melakukan pencarian korban dengan alat manual dan alat berat. Untuk bantuan satu alat berat masih dalam perjalanan ke lokasi," ujar dia.
Baca Juga: Hengky Kurniawan Pamitan dengan Warga Bandung Barat, Fix Maju Pilwali Blitar?
Kapolsek Kesamben AKP Suhartono mengungkapkan, saat kejadian ketiga orang pekerja kandang ayam sedang panen ayam.
Pihaknya menduga penyebab tanah longsor karena kondisi tebing yang curam. Saat kejadian, korban sedang panen ayam pedaging tersebut.
"Longsor terjadi secara tiba-tiba. Penyebabnya karena tebingnya curam," kata Suhartono. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Batu Raksasa Terjang Fortuner di Jalur Trenggalek-Ponorogo, Jalur Nasional Lumpuh Total
-
Akhir Pelarian Ratu Kredit Fiktif Rp9,6 Miliar Asal Surabaya: 6 Tahun Sembunyi Diciduk di Jaksel
-
Bocah 3 Tahun di Kediri Tewas dengan Tubuh Penuh Lebam: Ayah, Ibu, dan Nenek Dibawa Polisi
-
Mencekam! Detik-Detik Kades di Lumajang Dibantai Belasan Pria Misterius di Rumah Sendiri
-
Bonceng Tiga Berujung Maut: Motor Gagal Salip, Pelajar 16 Tahun Terlempar ke Kolong Roda Raksasa