SuaraJatim.id - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan melaksanakan muktamar di Bali, 24-26 Agustus 2024 di Bali. Namun, info yang beredar akan ada oknum dan kelompok-kelompok yang berusaha mengganggu jalannya kegiatan mereka itu.
Pengurus DPW PKB Jatim berkoordinasi dengan Direktorat Intelkam Polda Jatim sebagai antisipasi adanya dugaan kegaduhan di Muktamar.
Sekretaris DPW PKB Jatim Anik Maslachah mengatakan, kedatangan mereka ke Polda Jatim untuk meminta agar Polda Jatim melakukan tindakan preventif dan represif jika terjadi potensi terjadinya kegaduhan, kekacauan dan kerusuhan saat muktamar nanti.
“Alhamdulillah, hasil pertemuan kami diterima baik. Polda Jatim bersama seluruh jajarannya akan siap melakukan pengawalan dan pendampingan, manakala ada hal seperti yang saya sampaikan,” kata Anik saat ditemui awak media di depan Direktorat Intelkam Polda Jatim, Kamis (22/8/2024).
Anik hanya ingin Muktamar yang dilakukan di Bali itu berjalan dengan tertib. Tidak hanya kegiatan PKB, tetapi, kegiatan nasional yang juga perlu diamankan. Yakni pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan pemilihan gubernur (Pilgub) serentak di Indonesia. Khususnya di Jatim.
“Ketika persoalan yang saya sebutkan tadi sampai chaos, ini tentu akan mengarah pada keamanan dan ketertiban pilgub serta pilkada Jatim. Jatim selama ini apapun konsestasi pasti aman, dan kondusif. Embrio untuk pilkada pilgub ketika muktamar ini berjalan baik, saya yakini itu juga akan berjalan baik,” terangnya.
Bahkan, kelompok-kelompok yang berniat membuat kegaduhan di Muktamar PKB itu sudah melakukan apel kesetiaan di Bali. Undangannya yang viral itu dituliskan akan ada 100 ribu massa dari Jatim dan Jateng. “Paling banyak Jatim. Itu ada undangan formalnya yang sudah kita baca,” tegasnya.
Wakil Ketua DPRD Jatim itu mengungkapkan, ada juga gerakan yang mengajak membentuk kepengurusan PKB yang baru. Mereka ingin membuat Muktamar tandingan. “Indikasi itulah yang menjadikan alasan, kami hadir ke Polda Jatim,” terangnya.
Saat ke Polda Jatim, Anik didampingi Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf, Bendahara Umum DPN Gemasaba Salim Azhar, dan beberapa pengurus lainnya. Sekitar satu jam para pengurus itu di ruang Direktorat Intelkam Polda Jatim.
Baca Juga: Dipecat PKB, Shobih Asrori Hadiri Pelantikan DPRD Kabupaten Pasuruan: Mundur dari Apa?
Kontributor : Yuliharto Simon Christian Yeremia
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pestapora 2026 Makin Asyik Bareng BRImo, Intip Program Spesialnya
-
Bukan Cuma Soal Keracunan MBG, Chef SPPG di Surabaya Malah Gelapkan 8 Jerigen Minyak Bekas
-
Rekomendasi Laptop Bisnis Murah untuk UMKM: Hemat Anggaran, Performa Andal
-
Dituding Adang Ambulans Pembawa Jenazah di Surabaya, Satpol PP Buka Suara: Kaca Spionnya Terlipat!
-
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang dan Investasi Jatim-Arab Saudi, Potensi Transaksi Rp6,71 T