SuaraJatim.id - Persela menunjuk pelatih baru usai mundurnya Didik Ludianto. Klub berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut akan dilatih Zulkifli Syukur.
Mundurnya Didik Ludianto dibenarkan manajemen. Manajer Persela Lamongan Faris Julinar Maurisal mengatakan, pelatih asal Bojonegoro mundur karena ada urusan keluarga.
"Ya benar, Coach Didik Ludianto mengundurkan diri karena faktor keluarga," katanya dikutip dari Antara, Rabu (11/9/2024).
Dia menyampaikan, selanjutnya Persela Lamongan akan dipimpin oleh Zulkifli Syukur. "Sebagai gantinya, saat ini tim Persela dipimpin Coach Zulkifli Syukur," katanya.
Zulkifli Syukur sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih di Persela Lamongan. Kendati demikian dia sudah mengantongi lisensi A AFC yang memungkinkan untuk membesut Samsul Arif dkk.
Profil Zulkifli Syukur
Zulkifli Syukur merupakan pelatih kelahiran Makassar 3 Mei 1984. Karier kepelatihannya diawali saat menjadi asisten pelatih di Adhyaksa FC pada 2022/2023.
Akhir tahun lalu, juru taktik berusia 40 tahun tersebut sempat ditunjuk sebagai pelatih di tim sepak bola PON Sulawesi Tengah. Sebelum akhirnya memutuskan untuk pindah ke Persela Lamongan.
Zulkifli Syukur merupakan mantan pemain Timnas Indonesia. Kariernya telah malang melintang di beberapa klub. Dia pernah memperkuat Arema Malang, Persib Bandung, Mitra Kukar, Pusamania Borneo, Sriwijaya FC, hingga PSM Makassar.
Baca Juga: Mengejutkan! Didik Ludianto Dikabarkan Pamit dari Pelatih Persela
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
8 Kontribusi BRI untuk Indonesia Dalam Momentum HUT ke-81 RI
-
Bromo Belum Sepenuhnya Aman: Debu Setan Mengancam Savana yang Terluka
-
Detik-detik Sopir Truk Sumbu Pendek Hancurkan Kaca Bus Restu Panda di Madiun