SuaraJatim.id - Persik Kediri kalah atas tamunya Dewa United dalam lanjutan BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (1/3/2025).
Klub berjuluk Macan Putih itu harus menyerah dengan skor 1-2. Gol Dewa United dicetak Egy Maulana dan Alex. Sedangkan Persik Kediri hanya mampu memperkecil melalui M Khanafi.
Pertandingan tersebut sempat diwarnai lampu stadion yang padam pada menit ke-33. Pertandingan sempat terhenti 14 menit sebelum akhirnya dilanjutkan kembali.
Usai pertandingan, Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide mengaku kecewa dengan hasil tersebut. “Kita meminta maaf kepada suporter. Dan kita sangat marah kepada tim karena justru kita bekerja setelah kebobolan,” kata Marcelo dikutip dari Metaranews.co--partner Suara.com.
Dia menyayangkan para pemain Persik Kediri yang baru bangkit setelah kebobolan babak kedua. Sayang, tidak bisa membalikkan keadaan. Persik Kediri harus menerima kekalahan pada laga tersebut.
Marcelo Rospide langsung bersiap untuk mempersiapkan laga selanjutnya. “Sekarang kita harus menatap laga berikutnya melawan Persib Bandung. Memang laga berat,” jelasnya.
Kekalahan tersebut memperpanjang catatan minor Persik Kediri. Macan Putih tidak pernah menang dalam tujuh pertandingan terakhir.
Terakhir kemenangan Persik Kediri saat melawan Bali United pada 12 Januari 2025. Persik Kediri saat ini menempati peringkat ke-11 klasemen sementara Liga 1 2924/2025 dengan mengemas 34 poin dari 25 laga.
Baca Juga: Peringkat Persebaya Terbaru di Klasemen Liga 1 Usai Bantai Persib 4-1
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Teka-Teki Mayat Wanita di dalam Innova Pelat Merah di Parkiran Terminal 1 Bandara Juanda
-
Napas Sesak di Tengah Malam: Warga Plemahan Jombang Geruduk Pabrik Plastik yang Mencemari Lingkungan
-
3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
-
Sembunyikan Sabu di Area Vital, Wanita Ini Tak Berkutik di Tangan Petugas Lapas Surabaya