SuaraJatim.id - Kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16 memunculkan bibit-bibit baru sepak bola Indonesia. Fardan Ary Setyawan tampil cukup bersinar bersama Madura United di EPA U-16 musim ini.
Dia mencatatkan diri sebagai top skor dengan mengemas 24 gol. Tak heran bila pemuda kelahiran Jakarta itu selalu jadi starter dan andalan Madura United. "Alhamdulillah ini semua berkat kerja sama tim. Atas bantuan rekan setim, saya bisa mencetak 24 gol," ujarnya, Selasa (25)2/2025).
Kendati demikian, Fardan Ary Setyawan mengaku tidak ingin cepat puas dengan dengan gelar top skor yang didapat. Perjalanan masih sangat panjang.
Jebolan Farmel Isvil Football Academy itu mengaku sangat ingin kembali bisa memperkuat Timnas Indonesia U-16.
Fardan siap bersaing untuk masuk ke skuad utama dalam asuhan pelatih Nova Arianto. "Jika saya diberi kesempatan lagi tentu akan berusaha dengan maksimal," tegasnya.
Dia bersyukur dengan capaian yang sekarang dan akan terus meningkatkannya di musim depan.
"Gelar ini akan saya jadikan motivasi untuk terus berkembang. Yang terpenting bagi saya adalah mencari pengalaman untuk bermain sepak bola yang benar dan sportif," paparnya.
Karena gelar top skor EPA Liga 1 U-16 tersebut, Fardan mendapat kesempatan untuk menimba ilmu di Spanyol pada Maret mendatang. Dia jadi satu di antara 18 pemain EPA Liga 1 U-16 lainnya yang akan diberangkatkan ke Spanyol untuk program EPA Future Stars Camp 2024-2025.
"Semoga di sana saya mendapatkan banyak ilmu yang berguna untuk karir di masa depan," tandasnya.
Baca Juga: Lawan Persib, Kesempatan Terakhir untuk Paul Munster: Tidak Ada Masalah...
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo