Beberapa daerah yang diprediksi terjadi potensi cuaca ekstrem, di antaranya Jombang, Lamongan, Kabupaten dan Kota Madiun, Kota dan Kabupaten Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Banyuwangi, Bojonegoro, Gresik, Jember, Kabupaten dan Kota Kediri, Kota dan Kabupaten Malang, Lumajang, Magetan, Pacitan, Kabupaten dan Kota Probolinggo, Sidoarjo, Trenggalek, Tuban, Tulungagung, Kota Batu, Bondowoso, Kabupaten Pasuruan, Ponorogo, Situbondo, serta Sumenep.
"Saat ini wilayah Jawa Timur memasuki masa peralihan musim atau pancaroba sehingga potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi," tulis release BMKG Juanda dikutip, Jumat (4/3/2025).
Cuaca ekstrem tersebut disebabkan oleh dinamika atmosfer yang menunjukkan adanya pola konvergensi di wilayah Jawa Timur, serta terdapat gangguan gelombang Equatorial Rossby dan Kelvin yang diperkirakan akan melintas wilayah Jatim dalam sepekan ke depan.
Situasi tersebut yang mengakibatkan peningkatan pertumbuhan awan - awan hujan yang intens.
Sementara itu, atmosfer di wilayah Jatim masih labil dan lembap dari lapisan bawah hingga atas sehingga mendukung pertumbuhan awan Cumulonimbus yang cukup signifikan.
"BMKG Juanda menimbau masyarakat dan instansi terkait agar senantiasa waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan dampak bencana, khususnya pada wilayah yang rentan terhadap banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, serta berkurangnya jarak pandang," tulisnya lagi.
BMKG Juanda juga mengimbau kepada para pemudik untuk tidak memaksakan perjalanan jika dirasa cuaca masih terlalu ekstrem. Keselamatan harus tetap diutamakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bonceng Tiga Berujung Maut: Motor Gagal Salip, Pelajar 16 Tahun Terlempar ke Kolong Roda Raksasa
-
Misteri Sayatan di Gedangsewu: Nenek S Tewas Bersimbah Darah Usai Sembuh dari Tipes
-
Kisah Tragis Nelayan Bangkalan yang Berpulang Justru Saat Jaringnya Melimpah
-
Kinerja Solid, BRI Bagikan Dividen Tahun Buku 2025 Sebesar Rp52,1 Triliun Kepada Pemegang Saham
-
Senyum Semringah Jemaah Calon Haji Embarkasi Surabaya: Dokumen Siap, Biaya Tak Naik