Untuk mengantisipasi hal - hal tidak diinginkan, petugas kepolisian menutup sementara ruas Jalan Ahmad Yani, khususnya di barat Mapolres, depan Gedung Kwarcab Pramuka, hingga Paviliun Wijaya Kusuma dengan garis polisi.
Penutupan itu untuk mengamankan daerah sekitar lokasi mobil selama pemeriksaan.
Polres Pacitan dibantu Tim Brimob dari Polda Jawa Timur serta Tim Penjinak Bom (Jibom) melakukan pemeriksaan terhadap kedua mobil yang diduga membawa bahan peledak.
Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sampai pemeriksaan sore hari tidak ditemukan bahan peledak di dalam kedua mobil tersebut.
Namun, petugas kepolisian menemukan dua bilah samurai, sejumlah jaket dan pakaian, serta sarung.
Penanganan lebih lanjut, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror dari Mabes Polri bersama jajaran Polres Pacitan dilibatkan.
Tim Densus 88 melakukan pendalaman terkait kasus tersebut. Penggeledahan lanjutan terhadap para terduga pelaku diteruskan. Hasilnya, petugas menemukan satu pucuk senjata jenis airsoft gun.
Tim Densus 88 juga tampak melakukan pendalaman terhadap sejumlah individu yang diduga terkait jaringan terorisme. Terduga pelaku kini tengah menjalani interogasi intensif di salah satu ruangan Polres Pacitan.
Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar mengaku masih mendalami kasus tersebut. Pihaknya belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kasus ini.
Baca Juga: Memilukan! Ini Kronologi Lengkap Polisi Perkosa Tahanan di Pacitan
"Akan kami informasikan satu sampai dua hari ke depan," ucapnya, Sabtu (26/4/2025).
Pihaknya mengaku sangat berhati - hati dalam melakukan proses penyelidikan. Interogasi dan gelar perkara dilakukan dengan sangat teliti untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.
Situasi terkini di sekitar Mapolres Pacitan masih dipantau ketat oleh aparat keamanan. Jalan Ahmad Yani, depan Mapolres kembali ditutup dan diawasi oleh anggota Brimob bersenjata lengkap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Gus Lilur Pilih Jalur Hukum, Desak KPK Usut Dugaan Suap Muktamar NU
-
BRI Perkuat Koperasi Merah Putih, Fondasi Baru Ekonomi Desa
-
Kapok! Buang Sampah Sembarangan di Surabaya, Empat Orang Kena Denda
-
Tangis Tengah Malam di Balik Tembok: Bayi Merah Ditemukan Menggigil di Tanah Tanpa Sehelai Benang
-
Rivalitas Melebur di GBT: Bonek Targetkan Sejuta Masker untuk Korban Karhutla Sumatra-Kalimantan