SuaraJatim.id - Sebuah rumah warga di belakang Pasar Dlanggu, Kabupaten Mojokerto hangus dilalap api pada Senin, 5 Mei 2025 siang sekitar pukul 12.45 WIB. Kebakaran dipicu korsleting listrik dari salah satu kamar di rumah tersebut.
Akses jalan yang sempit menyulitkan petugas pemadam kebakaran untuk menjangkau lokasi. Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum dua unit mobil pemadam kebakaran berhasil masuk ke gang menuju titik kebakaran.
“Jalan masuk cukup menyulitkan karena berada di dalam area pasar. Kami menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk menangani api,” ujar Komandan Regu Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Mojokerto, Sukamto, di lokasi kejadian.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
“Seluruh bagian rumah terbakar. Syukurnya, tidak ada korban jiwa. Dugaan awal adalah korsleting listrik, tapi masih kami selidiki lebih lanjut,” ucap Sukamto.
Rumah tersebut diketahui milik Marta Harsen Yusuf (43). Ia mengungkapkan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh salah satu anaknya yang baru keluar dari kamar mandi. Api muncul dari bagian belakang rumah.
“Saya sedang bekerja saat kejadian. Di rumah hanya ada salah satu anak saya. Istri dan anak saya yang satu lagi sedang di luar,” ujar Yusuf.
Akibat kebakaran ini, sejumlah barang berharga seperti mesin cuci, kulkas, pakaian, dan kasur ludes terbakar. Beruntung, tidak ada kendaraan yang ikut terbakar.
Sebelumnya, kebakaran hebat sempat menghanguskan gudang rongsokan dan Ponpes Tsamrotul Huda di Mojokerto pada 23 April 2025.
Baca Juga: Kisah Umi Rosidah, Perajin Manik - Manik Mojokerto yang Berhasil Tembus Pasar Ameria
Diduga sumber api dari gudang rongsokan sekaligus penggilingan kaleng aluminium persis di sebelah kanan pondok, Dusun Simpang, Desa Sidoharjo, Gedeg, Mojokerto. Dari gudang rongsokan tersebut api menjalar ke Ponpes Tsamrotul Huda.
Bahkan, api sampai membakar kediaman keluarga pendiri pondok pesantren. Tidak hanya pondok, kebakaran juga melalap toko material dan sekolahan yang berada di sebelahnya.
Sedikitnya 6 truk pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Sekitar pukul 17.00 WIB api berhasil dipadamkan.
Pemilik rumah juga membuat laporan karena bangunannya terimbas kebakaran. Kasus tersebut kemudian ditangani Polsek Gedeg.
Kebakaran juga sempat menimpa sebuah rumah di Jalan Niaga Gang Buntu, Kelurahan Sentanan, Kecamatan Magersari pada 17 April 2025. Kebakaran di perkampungan padat penduduk itu diduga akibat penghuni rumah merokok di dalam kamar tidur.
Insiden kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.00 dan langsung ditindaklanjuti oleh Damkar Kota Mojokerto dengan menerjunkan dua unit PMK. Meski tak berkobar hebat, api dengan cepat melalap bagian kamar dan dapur rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pestapora 2026 Makin Asyik Bareng BRImo, Intip Program Spesialnya
-
Bukan Cuma Soal Keracunan MBG, Chef SPPG di Surabaya Malah Gelapkan 8 Jerigen Minyak Bekas
-
Rekomendasi Laptop Bisnis Murah untuk UMKM: Hemat Anggaran, Performa Andal
-
Dituding Adang Ambulans Pembawa Jenazah di Surabaya, Satpol PP Buka Suara: Kaca Spionnya Terlipat!
-
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang dan Investasi Jatim-Arab Saudi, Potensi Transaksi Rp6,71 T