SuaraJatim.id - 1 Muharram 1447 Hijriah menjadi momen penting dalam kalender Islam. Hari ini menandai awal tahun baru Islam, yang merupakan kesempatan bagi umat Muslim untuk merenung, berdoa, dan memperbaiki diri.
Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah membaca doa awal tahun Hijriah, yang memiliki makna mendalam sebagai permohonan keselamatan dan keberkahan dalam mengarungi tahun yang baru.
Sejarah dan Makna 1 Muharram dalam Islam
1 Muharram adalah hari pertama dalam kalender Hijriyah, sistem penanggalan Islam yang berbasis pada peredaran bulan (qamariyah).
Penetapan Muharram sebagai awal tahun Islam dilakukan pada masa Khalifah Umar bin Khattab sekitar tahun ke-17 Hijriah.
Penentuan ini bukan tanpa alasan. Khalifah Umar memilih momen hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah sebagai titik awal perhitungan tahun Islam karena peristiwa itu menjadi tonggak penting dalam perjuangan dakwah Islam.
Keistimewaan Bulan Muharram
Bulan Muharram merupakan salah satu dari empat bulan haram (الْأَشْهُرُ الْحُرُمُ) dalam Islam, bersama dengan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Rajab.
Dalam bulan-bulan ini, umat Islam dilarang berperang kecuali untuk membela diri. Muharram memiliki keutamaan sebagai bulan yang dimuliakan Allah SWT, sebagaimana firman-Nya dalam QS. At-Taubah ayat 36.
Selain itu, puasa Asyura (10 Muharram) adalah salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan karena keutamaannya dapat menghapus dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya.
Doa Awal Tahun Baru Islam 1 Muharram
Menyambut tahun baru Islam, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak muhasabah (introspeksi diri) dan membaca doa-doa yang bermakna sebagai permohonan keselamatan, ampunan, dan keberkahan.
Bacaan Doa Awal Tahun Hijriah
Arab:
اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ
Latin:
Allāhumma anta as-salāmu wa minka as-salām tabārakta yā dhā al-jalāli wal-ikrām
Terjemahan:
“Ya Allah, Engkaulah sumber keselamatan dan dari-Mulah keselamatan berasal. Maha Berkah Engkau, wahai Tuhan Yang Maha Mulia dan Maha Pemurah.”
Doa Tambahan (Setelah Maghrib di Malam 1 Muharram)
Arab:
اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ
Latin:
Allahumma ajirni min ‘adhabi jahannam.
Terjemahan:
“Ya Allah, lindungilah aku dari siksa neraka Jahannam.
Waktu yang Dianjurkan untuk Membaca Doa Awal Tahun
Doa awal tahun dibaca pada malam 1 Muharram, yakni setelah waktu Maghrib tiba. Dalam penanggalan Hijriyah, pergantian hari dimulai saat terbenamnya matahari, bukan pukul 00.00 seperti dalam kalender Masehi.
Disarankan untuk membaca doa ini sebanyak tiga kali dengan khusyuk dan penuh harap agar tahun yang akan dijalani diberikan kelapangan rezeki, kesehatan, dan perlindungan dari segala marabahaya.
Membaca doa di awal tahun Hijriyah bukan hanya sebuah rutinitas atau tradisi, melainkan bentuk koneksi spiritual antara hamba dan Allah SWT.
Ini adalah saat yang tepat untuk menutup lembaran lama dan membuka lembaran baru dengan niat yang lebih baik.
Selain itu, muhasabah diri di momen ini dapat menjadi titik balik dalam hidup kita, memperbaiki akhlak, memperbanyak ibadah, dan meningkatkan kesadaran diri atas tanggung jawab sebagai seorang muslim.
Tahun baru Hijriyah bukanlah sekadar perayaan, melainkan momen spiritual yang mendalam. Ini adalah kesempatan untuk memperbaiki diri, memperkuat niat, dan menanamkan harapan baru untuk meraih keberkahan dunia dan akhirat.
Mari awali tahun 1447 Hijriyah dengan penuh semangat, memperbanyak doa dan amal ibadah, serta menjadikan Muharram sebagai bulan penuh makna dan keberkahan.
Berita Terkait
-
Doa Bersama Warnai Hari Terakhir Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda
-
Warga Carita Gelar Doa untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal
-
Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama
-
Ompreng Kosong hingga 'Ramuan Penawar Racun' Warnai Aksi Protes MBG di Kantor BGN
-
Doa Bersama Mengiringi Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
ADVAN Ajak Komunitas Pelari Malang Hidup Aktif lewat Run Like a Pro
-
BRI Money Changer, Tukar Valas Kini Lebih Mudah di Lokasi Terdekat
-
Nekat! Kecanduan Judi Online, Dua Remaja Bobol 13 Sekolah di Tuban-Rembang
-
Pilu! Hilang Dini Hari, Mbah Lastri Ditemukan Tak Bernyawa di Jurang Magetan
-
BRI Peduli Temani Langkah Mahesa, dari Jalan Kaki Terjebak Banjir Rob Kini Pakai Sepeda