- Emil Dardak mulai mencicil kembali aktivitasnya sebagai Wagub Jatim
- Emil Dardak mengalami gangguan kesehatan dan didiagnosis mengidap bronkitis
- Emil mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk menjaga kesehatan
SuaraJatim.id - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak atau Emil Dardak mulai beraktivitas hari ini.
Usai mengalami gangguan kesehatan dan didiagnosis suspect bronkitis. Berdasarkan hasil pemeriksaan rontgen paru.
"Sudah mulai beraktivitas sejak kemarin pagi, meski masih menjaga ritme dan intensitas," kata Emil Dardak saat dihubungi di Surabaya, Kamis (23/10).
Emil mengatakan dirinya mulai mencicil kembali aktivitasnya sebagai Wagub Jatim mulai Rabu (22/10) dengan menghadiri sejumlah acara.
Y aitu East Java Investment Summit (kerja sama dengan Bank Indonesia) dan malamnya menghadiri sholawatan akbar memperingati Hari Jadi Provinsi Jatim dan Hari Santri bersama ulama Muhammad Iqdam Kholid (Gus Iqdam) di Grahadi.
"Kemarin-kemarin masih mengurangi perjalanan jauh, tapi pagi ini sudah mewakili Ibu Gubernur Jatim mengikuti Munas Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Jakarta," ujar Emil.
Sebelumnya, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @emildardak, pada Senin (20/10) malam, Emil Dardak mengaku mengalami gangguan kesehatan dan didiagnosis mengidap bronkitis berdasarkan hasil pemeriksaan rontgen paru.
Dalam unggahan tersebut, Emil menulis bahwa dirinya diminta dokter untuk beristirahat setelah hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi bronkitis.
Ia mengaku kondisi itu kemungkinan besar disebabkan oleh paparan faktor yang mengganggu saluran pernapasan akibat padatnya aktivitas beberapa waktu terakhir.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik di Balik Resolusi Jihad KH Hasyim Asyari, Inspirasi Hari Santri 2025
"Saya belum lama ini diminta dokter untuk beristirahat karena hasil rontgen paru menunjukkan suspect bronkitis. Ini diperkirakan karena eksposur terhadap beberapa pemicu gangguan saluran pernapasan dari beberapa kegiatan yang berlangsung intensif beberapa waktu lalu," tulis Emil.
Sebelum diminta beristirahat, Emil seharusnya menghadiri agenda sholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional 2025.
Namun, ia terpaksa absen dari kegiatan tersebut setelah lebih dulu berpamitan kepada Kiai Haji M. Anwar Manshur dan Gus Adib, pengasuh Ponpes Lirboyo.
"Alhamdulillah bisa berpamitan langsung ke Kyai Anwar Manshur dan Gus Adib (Ponpes Lirboyo), untuk izin absen dari kegiatan malam ini," tulisnya.
Dalam unggahan itu, Emil juga mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk menjaga kesehatan, terutama di tengah meningkatnya kasus penyakit yang menyerang saluran pernapasan akibat perubahan cuaca.
"Sedulur jaga kesehatan nggih, sekarang memang sedang peningkatan berbagai penyakit terkait saluran pernafasan," pesannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
- Krim Malam yang Bagus Apa? Ini 4 Rekomendasi Sesuai Klaim dan Harga
- Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Hilang, Jaksa KPK Cium Ada Pihak Terlibat
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Lilin Harapan dari Jurnalis Surabaya untuk 8 Orang yang Hilang Menuju Gunung Anak Krakatau
-
Gumpalan Berbercak Darah Ditemukan di Parit, Polisi Lakukan Ekshumasi di Madiun
-
Karhutla Bromo Meluas ke Bukit Teletubies, Petugas Berpacu dengan Angin dan Medan Curam
-
Tali Pusar Masih Menempel, Bayi Baru Lahir Dibuang di Kardus Bekas Warung Lamongan
-
Peringatan Hari Radio Nasional, Gubernur Khofifah Dorong Radio Jadi Benteng Kedaulatan Informasi