- Jembatan Kutorejo Nganjuk tersebut sebelumnya mengalami kerusakan berat pada Maret 2022
- Rekonstruksi Jembatan Kutorejo Nganjuk tersebut menjadi proyek strategis
- Progres pekerjaan mencapai 93,74 persen
SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan bahwa rekonstruksi Jembatan Kutorejo di Kabupaten Nganjuk hampir selesai dan siap difungsikan pada pertengahan bulan November 2025.
“Insya Allah Jembatan Kutorejo akan rampung pada 12 November 2025. Kami ingin memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target agar mobilitas masyarakat di wilayah ini kembali lancar,” kata Gubernur Khofifah dalam keterangan yang diterima, Minggu (26/10).
Jembatan Kutorejo Nganjuk tersebut sebelumnya mengalami kerusakan berat pada Maret 2022, setelah sisi utaranya ambles akibat sering dilalui kendaraan besar dan faktor usia struktur jembatan.
Pascakejadian itu, jalur ditutup dan dibangun jembatan darurat jenis bailey pada April 2022 sebagai solusi sementara agar mobilitas warga tetap berjalan.
Gubernur Khofifah menjelaskan, di tahun 2025, Pemprov Jatim melakukan rekonstruksi total terhadap jembatan tersebut sebagai bagian dari program peningkatan infrastruktur konektivitas antarwilayah.
Menurutnya, rekonstruksi Jembatan Kutorejo Nganjuk tersebut menjadi proyek strategis di kabupaten tersebut, sebab nantinya jembatan tersebut akan menghubungkan dua kecamatan besar di Nganjuk, yakni Kecamatan Bagor dan Rejoso.
Gubernur juga optimistis dengan berfungsinya kembali jembatan tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat di Kecamatan Bagor dan Rejoso, Kabupaten Nganjuk.
"Selain itu jembatan tersebut dapat menjadi jalur alternatif bagi masyarakat yang ingin ke Kabupaten Bojonegoro. Kami terus berkoordinasi agar jembatan tersebut rampung tepat waktu," ujarnya.
Di jembatan Kutorejo Nganjuk tersebut saat ini sudah dilakukan pengerjaan, yakni fondasi jembatan menggunakan bore pile, dilanjutkan abutmen jembatan serta pengerjaan sheet pile (CCSP) untuk pelindung abutmen jembatan dan kemudian pemasangan jembatan rangka.
Baca Juga: Gubernur Khofifah dan 3 Menteri Percepat Program Rumah Layak bagi MBR di Jatim
Proses pengerjaan jembatan ini dimulai 18 Maret 2025 dan ditargetkan bisa selesai sampai 19 Oktober 2025.
Ia pun juga sudah meninjau secara langsung proses pengerjaan jembatan tersebut.
"Progres pekerjaan mencapai 93,74 persen. Kita targetkan selesai insyaallah 12 November 2025," ungkapnya.
Khofifah juga mengatakan setelah jembatan selesai dibangun, masih ada pekerjaan rumah untuk membuat plengsengan di sisi Utara dan Selatan.
Tujuannya adalah melindungi tanah di sekitar jembatan dari erosi akibat arus deras saat banjir, sehingga memastikan stabilitas dan keamanan jembatan serta akses yang aman bagi masyarakat.
"Pekerjaan rumah selanjutnya membuat plengsengan. Kita terus berikhtiar agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
-
IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
Terkini
-
3 Fakta Suami Aniaya Istri di Tuban, Dipicu Dugaan Selingkuh
-
Wakil Kepala BGN Izinkan Warga Unggah Menu MBG ke Medsos, Ini Alasannya
-
BRI Peduli Hadirkan Program "Ini Sekolahku" untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang
-
5 Fakta Sadis Menantu Perempuan Bunuh Mertua di Blitar, Dicekik dan Ditusuk Gunting Berkali-kali
-
SPPG Dilarang Tolak Produk UMKM, Dapur MBG Bandel Terancam Suspend