-
Bocah SD terekam CCTV saat curi motor di Jombang.
-
Polisi tangkap pelaku dan amankan barang bukti penting.
-
Warga diimbau tingkatkan pengamanan saat parkir kendaraan pribadi.
SuaraJatim.id - Aksi bocah Sekolah Dasar (SD) curi sepeda motor di Jombang, Jawa Timur, menghebohkan warga. Video aksinya terekam CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.
Aksi pencurian itu terjadi di Desa Mojongapit, Kabupaten Jombang, Rabu (3/12/2025). Pelaku merupakan seorang anak SD berinisial B (11).
Kasus bocah SD curi sepeda motor ini bermula ketika korban, Ayu Wahyu Ningtyas (30), memarkir Yamaha Mio Soul bernomor polisi S 4021 OBB di belakang rumahnya pada pagi hari.
Dalam kondisi lingkungan yang sepi, B diduga melihat kesempatan dan langsung membawa kabur kendaraan tersebut. Aksi itu tanpa disadari terekam jelas oleh CCTV yang berada tidak jauh dari lokasi.
Tak butuh waktu lama, rekaman CCTV menjadi petunjuk utama bagi polisi dalam mengungkap kasus bocah SD curi sepeda motor ini.
Berdasarkan laporan korban, Polsek Jombang segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil meringkus pelaku yang diketahui berasal dari Kecamatan Jogoroto.
“Pelaku akhirnya berhasil kami tangkap. Kami juga mengamankan barang bukti,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Jombang, Ipda Dian Rizal Mabrur, dikutip dari BeritaJatim.
B yang masih di bawah umur kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur, namun polisi memperhatikan penanganan khusus karena usia pelaku yang masih sangat muda.
Penyelidikan juga difokuskan untuk mengetahui motif di balik tindakan pencurian ini.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam memarkir kendaraan untuk menghindari kejadian serupa. Dian Rizal menekankan pentingnya penggunaan kunci ganda serta menghindari memarkir motor di tempat sepi tanpa pengawasan.
Polsek Jombang masih mendalami lebih jauh kasus bocah SD curi sepeda motor ini. Pihak kepolisian berkomitmen mengungkap kronologi lengkapnya sekaligus memastikan penanganan yang sesuai aturan, terutama karena pelakunya masih anak-anak.
Berita Terkait
-
Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Aksi Bakar Ban di Kejati Jatim, Massa KEMAKI Tuntut Jaksa Berhenti Cari-Cari Kesalahan
-
ITS Ciptakan Traktor Perahu Listrik, Bisa Bajak Sawah 1 Hektare Sekali Cas
-
BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Buntut Keracunan Massal Siswa, Juru Masak SPPG Sumbergedang Jalani Pemeriksaan Intensif
-
9 Kali Beraksi dengan Sepeda Onthel: Pengakuan Mengejutkan Begal Payudara di Surabaya
-
Maut di Tikungan Gelap: Avanza Terjun 25 Meter ke Jurang Segulung, Satu Nyawa Melayang
-
Hari Anak Nasional 2026, Gubernur Khofifah Dorong Pemenuhan Hak Anak sebagai Investasi Bangsa
-
Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar