-
Klaim Tolak Angin merusak lambung viral di TikTok.
-
BPOM pastikan Tolak Angin aman dan terstandar.
-
Daun cengkeh justru bermanfaat untuk pencernaan.
SuaraJatim.id - Klaim Tolak Angin merusak lambung kembali ramai diperbincangkan di media sosial setelah sebuah video viral di platform X dan TikTok.
Unggahan tersebut menyebutkan bahwa Tolak Angin mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat memicu rasa panas di lambung, khususnya bagi penderita GERD.
Narasi Tolak Angin merusak lambung diunggah oleh akun X “DS_yantie” pada Sabtu (17/1/2026). Dalam video tersebut, pengunggah mengingatkan pengguna media sosial agar berhati-hati mengonsumsi Tolak Angin karena disebut mengandung daun cengkeh (eugenol) yang biasa digunakan sebagai obat gosok dan diklaim hanya aman untuk pemakaian luar.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax, tidak ditemukan satu pun informasi dari media kredibel maupun pernyataan resmi pemerintah yang membenarkan klaim tersebut.
Penelusuran lanjutan menunjukkan bahwa klaim daun cengkeh dalam Tolak Angin berbahaya bagi lambung adalah tidak benar. Daun cengkeh justru dikenal sebagai bahan alami yang berkhasiat membantu meredakan gangguan pencernaan, seperti mual dan perut kembung.
Mengutip laporan pemberitaan resmi, Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Irwan Hidayat, menegaskan bahwa produk Tolak Angin tidak mengandung senyawa etilen glikol (EG) maupun dietilen glikol (DEG) yang berbahaya bagi kesehatan.
BPOM juga memastikan hingga saat ini produk Tolak Angin aman dikonsumsi. Tolak Angin merupakan jamu herbal terstandar yang diproduksi sesuai Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dan tidak mengandung zat berbahaya.
Dengan demikian, klaim Tolak Angin merusak lambung yang beredar di media sosial tidak didukung oleh fakta ilmiah maupun keterangan resmi otoritas terkait.
Kesimpulan
Faktanya, Tolak Angin aman dikonsumsi sesuai dosis dan aturan pakai. Narasi yang menyebut Tolak Angin merusak lambung merupakan konten menyesatkan atau misleading content alias berita hoaks.
Berita Terkait
-
Viral Momen IShowSpeed Jadi 'Presiden FIFA Dadakan', Tapi Cuma 5 Menit
-
Siapa Sudaryono Wamentan? Ini Biodata dan Perjalanan Karier Mas Dar
-
Viral Tawuran Berujung Curanmor di Karawang: Satu Pelaku Ditangkap, Polisi Buru Komplotan Lain
-
Hoaks Kesehatan di Sosmed hingga AI Jadi Rujukan Konsultasi, Ini Pandangan RS Pelni
-
Viral Mahfud MD Ungkap Dadan BGN Pantas Dihukum Mati: Potong Tangan Terlalu Ringan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Harga Oli dan Ban Naik Bikin Bengkel di Jatim Kalang Kabut, Kelas Menengah Ikut Terjepit
-
Penambang Pasir Lumajang Terbakar Material Sisa Letusan Gunung Semeru 6 Bulan Lalu
-
Jelang Suro: Polsek Widodaren Sita 10 Knalpot Brong di Parkiran Sekolah
-
Bukan Sekadar Bangunan, Sekolah Rakyat Pasuruan Hadir dengan Fasilitas Mewah dan Ramah Disabilitas
-
Terhempas Jalan Bergelombang, Pemuda Bangkalan Tewas Terseret Truk 200 Meter di Jombang